Jadikan Budi Gunawan Tersangka, KPK Terjebak Permainan Politik?
Rabu, 14 Januari 2015 - 04:10 WIB
Jadikan Budi Gunawan Tersangka, KPK Terjebak Permainan Politik?
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikhawatirkan masuk dalam permainan politik para elite dalam penetapan calon tunggal Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan menjadi tersangka. Pasalnya, penetapan tersangka Budi Gunawan dinilai aneh.
"Sore hari ini KPK menetapkan tersangka calon tunggal Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan. Langkah ini agak terbilang aneh," ujar Presidium Mabes Antikorupsi (MAK) Rahman Latuconsina saat dihubungi wartawan, Selasa (13/1/2015) malam.
Rahman berpendapat, hal aneh lainnya yakni alasan KPK yang disangkakan ke Budi Gunawan yakni dugaan tipikor rekening gendut berdasarkan memuainya rekening para perwira tinggi tanpa tahu siapa yang menyuap mereka. Langkah KPK dinilai sangatlah radikal, mengingat isu rekening gendut sudah lama berhembus.
"Lalu kenapa baru sekarang dimunculkan tokoh korupsi rekening gendut? Saat semua mata tertuju pada institusi penegak hukum bernama Polri," tandasnya.
Menurut Rahman, pihaknya sangat mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi tanpa terkecuali, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih.
"Penetapan tersangka Budi Gunawan itu silakan saja sepanjang on prosedur dan tidak ada keanehan dalam penetapannya, tidak seperti sore ini terlihat aneh dah tidak cerdas apa yang dilakukan KPK," tandasnya.
"Sore hari ini KPK menetapkan tersangka calon tunggal Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan. Langkah ini agak terbilang aneh," ujar Presidium Mabes Antikorupsi (MAK) Rahman Latuconsina saat dihubungi wartawan, Selasa (13/1/2015) malam.
Rahman berpendapat, hal aneh lainnya yakni alasan KPK yang disangkakan ke Budi Gunawan yakni dugaan tipikor rekening gendut berdasarkan memuainya rekening para perwira tinggi tanpa tahu siapa yang menyuap mereka. Langkah KPK dinilai sangatlah radikal, mengingat isu rekening gendut sudah lama berhembus.
"Lalu kenapa baru sekarang dimunculkan tokoh korupsi rekening gendut? Saat semua mata tertuju pada institusi penegak hukum bernama Polri," tandasnya.
Menurut Rahman, pihaknya sangat mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi tanpa terkecuali, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih.
"Penetapan tersangka Budi Gunawan itu silakan saja sepanjang on prosedur dan tidak ada keanehan dalam penetapannya, tidak seperti sore ini terlihat aneh dah tidak cerdas apa yang dilakukan KPK," tandasnya.
(kri)