PPP Dukung Pilkada Serentak Diundur ke 2016
Selasa, 13 Januari 2015 - 07:05 WIB
PPP Dukung Pilkada Serentak Diundur ke 2016
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendukung jika pemerintah mengundurkan jadwal pilkada serentak ke 2016. Apa alasannya mendukung hal itu?
"Karena memang partai-partai belum siap, tata kelola pemerintahan kita di daerah juga belum siap. Kalau mau jujur pemilu kemarin banyak masalah sehingga pilkada serentak ini harus matang," ujar Ketua DPW PPP Sulawesi Utara Jafar Alkatiri ketika dihubungi Sindonews, Senin (12/1/2015).
Lanjut Jafar, PPP pada dasarnya sudah siap namun dari sisi regulasi penyelenggara memang belum siap. "Memang belum siap jadi jangan kita buat kasus baru. Harus siap regulasinya, harus siap psikologisnya," kata dia.
Dia menilai, terlalu cepat pilkada serentak dilakukan tahun ini kalau alasannya hanya untuk efesiensi. Menurutnya, efisiensi tidak boleh menghilangkan aspek mekanisme, aspek yang mengurangi risiko konflik dan risiko penyalahgunaan kewenangan.
"Enggak masalah kalau diundur, sepanjang tidak menambah masa bakti kepala daerah yang periode jabatannya sudah berakhir 2015," pungkas pengurus PPP kubu Djan Faridz ini.
"Karena memang partai-partai belum siap, tata kelola pemerintahan kita di daerah juga belum siap. Kalau mau jujur pemilu kemarin banyak masalah sehingga pilkada serentak ini harus matang," ujar Ketua DPW PPP Sulawesi Utara Jafar Alkatiri ketika dihubungi Sindonews, Senin (12/1/2015).
Lanjut Jafar, PPP pada dasarnya sudah siap namun dari sisi regulasi penyelenggara memang belum siap. "Memang belum siap jadi jangan kita buat kasus baru. Harus siap regulasinya, harus siap psikologisnya," kata dia.
Dia menilai, terlalu cepat pilkada serentak dilakukan tahun ini kalau alasannya hanya untuk efesiensi. Menurutnya, efisiensi tidak boleh menghilangkan aspek mekanisme, aspek yang mengurangi risiko konflik dan risiko penyalahgunaan kewenangan.
"Enggak masalah kalau diundur, sepanjang tidak menambah masa bakti kepala daerah yang periode jabatannya sudah berakhir 2015," pungkas pengurus PPP kubu Djan Faridz ini.
(kri)