Wilayah Perbatasan Jadi Prioritas Pemekaran

Senin, 12 Januari 2015 - 10:41 WIB
Wilayah Perbatasan Jadi...
Wilayah Perbatasan Jadi Prioritas Pemekaran
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memprioritaskan pemekaran untuk daerah perbatasan. Pemekaran di wilayah ini dinilai dapat menjadi stimulus bagi perkembangan daerah perbatasan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Yuswandi A Temenggung mengatakan, perlu tindakan afirmatif untuk memajukan daerah perbatasan salah satunya melakukan pemekaran. “Ini akan menjadi gula. Mungkin dari 87 usulan DOB (daerah otonom baru), kita utamakan perbatasan,” ucap dia di Kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Jakarta, kemarin.

Yuswandi mengatakan, ada ihwalyangharusdipenuhidaerah perbatasan agar dapat dimekarkan. Pemenuhan syarat-syarat tersebut yang perlu didorong pemerintah agar daerah perbatasan mampu menjadi sebuah daerah otonom baru. “Itu ada indikatornya. Untuk pemekaran ada banyak kriterianya. Kalau kita dapat, nanti petanya di perbatasan, mari kita dorong melalui instrumen-instrumen,” ucapnya.

Menurut dia, memekarkan daerah saat ini berbeda dengan sebelumnya. Dalam Undang- Undang (UU) 23/2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda) disebutkan bahwa pembentukan daerah otonom baru didahului dengan menjadi daerah persiapan. “Di RUU DOB itu, ada beberapa daerah perbatasan. Nah, ini kita perkuat karena akhirnya target itu harus kita buktikan. Ada tahapan untuk menjadi DOB sekian tahun melalui persiapan,” katanya.

Menurut dia, BNPP dapat mengonsep apa yang bisa dilakukan untuk daerah perbatasan agar bisa berkembang. Saat ini ada 87 usulan DOB dan BNPP dapat memilahnya. “Konsep itu kita pikirkan. Ada 87 DOB, apa yang bisa kita manfaatkan? Waktu kita dapat locus-nya di perbatasan, BNPP kanpunya instrumen untukitu(mempersiapkandaerah perbatasan),” paparnya.

Sekretaris BNPP Triyono Budi Santoso mengatakan, pemekaran di daerah perbatasan sudah sejak lama diperjuangkannya bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda). Ini dilakukan agar daerah perbatasan dapat maju dan berkembang karena jangkauan dengan pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi akan semakin dekat. Salah satu yang diperjuangkannya adalah memberikan perlakuan khusus bagi daerah perbatasan untuk pemekaran.

Jika persyaratan pemekaran disamaratakan antara daerah perbatasan dan daerah biasa, sulit untuk dipenuhi. “Ada persyaratan khususlah agar bagaimana mereka bisa gol menjadi daerah otonom, tapi secara bertahap,” ungkapnya.

Dita angga
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Semarang Menuju Pusat...
Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved