Jokowi Belum Beri Sinyal Ganti Kapolri
Jum'at, 09 Januari 2015 - 15:51 WIB
Jokowi Belum Beri Sinyal Ganti Kapolri
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menunjukkan sinyal untuk mengganti Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno belum melihat ada indikasi Presiden Jokowi mengganti Kapolri Sutarman.
"Saya tidak melihat adanya indikasi percepatan itu," kata Tedjo di Istana, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (9/1/2015).
Tedjo mengatakan akan menyiapkan nama-nama pengganti Sutarman apabila ada permintaan dari Presiden Jokowi.
Dia menegaskan, hingga kini belum ada permintaan Jokowi kepada dirinya terkait pergantian kapolri. Apalagi Sutarman baru akan memasuki masa pensiun pada Oktober 2015.
"Kami menyiapkan seandainya Presiden meminta. Kapan? Terserah Presiden," tandasnya.
Tedjo mengatakan pergantian Kapolri menjadi kewenangan penuh Presiden Jokowi. "Kalau beliau mau ganti monggo (silakan). Kalau beliau minta pertimbangan dari kita, kita berikan seperti itu. Itulah mekanisme atau etika dalam memberikan calon-calon," tuturnya.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno belum melihat ada indikasi Presiden Jokowi mengganti Kapolri Sutarman.
"Saya tidak melihat adanya indikasi percepatan itu," kata Tedjo di Istana, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (9/1/2015).
Tedjo mengatakan akan menyiapkan nama-nama pengganti Sutarman apabila ada permintaan dari Presiden Jokowi.
Dia menegaskan, hingga kini belum ada permintaan Jokowi kepada dirinya terkait pergantian kapolri. Apalagi Sutarman baru akan memasuki masa pensiun pada Oktober 2015.
"Kami menyiapkan seandainya Presiden meminta. Kapan? Terserah Presiden," tandasnya.
Tedjo mengatakan pergantian Kapolri menjadi kewenangan penuh Presiden Jokowi. "Kalau beliau mau ganti monggo (silakan). Kalau beliau minta pertimbangan dari kita, kita berikan seperti itu. Itulah mekanisme atau etika dalam memberikan calon-calon," tuturnya.
(dam)