BPOM dan Kemenkominfo Blokir 23 Website Obat Ilegal

Jum'at, 09 Januari 2015 - 14:31 WIB
BPOM dan Kemenkominfo...
BPOM dan Kemenkominfo Blokir 23 Website Obat Ilegal
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) belum lama ini memblokir 23 website yang menjual obat ilegal.

Kepala BPOM Roy Sparringa mengatakan, upaya pemblokiran tersebut sebagai tindak lanjut dari hasil temuan operasi pangea yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu.

"Kita sudah melaporkan kondisi ini, tetapi secara berkala kita selalu mengindentifikasi pada Kemenkominfo untuk diblokir itu secara berkala. Kita identifikasi ada 203 situs melalui operasi pangea, yang diblokir ada 23 situs," ujarnya di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, website yang diblokir tersebut sebagian besar menjual obat kebugaran dan vitalitas pria. Hal ini dinilai berbahaya, sebab tidak jelas kandungan dan asal usul obat tersebut.

"Kebanyakan jual obat-obat kuat secara online. Ini berbahaya sekali, tidak ada resep bagaimana bisa meraciknya," imbuhnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi telah mengubah cara penjualan obat ilegal, yang sebelumnya secara langsung dan tatap muka, kini melalui sistem online.

"Obat palsu dan ilegal kebanyak dari online. Bahkan WHO menyatakan peredaran obat palsu di dunia itu 50% berasal dari online, sehingga masyarakat harus waspada," tegasnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Kemenkominfo untuk memperketat pengawasan terhadap website tersebut, serta mengantisipasi semakin maraknya penjualan obat palsu via online.

"Dalam waktu dekat ingin agar apotik online tidak bisa jual obat keras, berdasarkan PP 51 harus ada petugas kefarmasian yang menyerahkan obat, ini tidak jelas siapa yang mendistribusikan," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pabrik Obat-obatan Ilegal...
Pabrik Obat-obatan Ilegal Digerebek Polisi di Malang, Temuannya Mengejutkan
Menelusuri Jejak Penggunaan...
Menelusuri Jejak Penggunaan Obat-obatan di Gua Afrika 15.000 Tahun Lalu
Obat Vertigo yang Bisa...
Obat Vertigo yang Bisa Dibeli di Apotek, Apa Saja? Ini Daftarnya
Kebutuhan Meningkat,...
Kebutuhan Meningkat, Indonesia Masih Impor Albumin dari Luar Negeri
Obat Diabetes Metformin...
Obat Diabetes Metformin Aman untuk Ginjal, Ini Bukti Penelitiannya
BPOM Semarang Musnahkan...
BPOM Semarang Musnahkan Ribuan Dus Obat-obatan Tradisional Ilegal Senilai Rp230 Juta
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved