Basarnas Kerahkan Puluhan Penyelam Andal

Rabu, 31 Desember 2014 - 09:32 WIB
Basarnas Kerahkan Puluhan...
Basarnas Kerahkan Puluhan Penyelam Andal
A A A
JAKARTA - Pada hari keempat masa pencarian, Basarnas akan mengerahkan sedikitnya 66 penyelam yang berasal dari TNI AL dan unsur terkait.

Pelibatan penyelam ini dilakukan setelah ditemukannya serpihan dan beberapa jasad penumpang AirAsia kemarin. Kepala Basarnas Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo mengatakan, pihaknya akan menerjunkan tim penyelam untuk mengevakuasi berbagai serpihan dan jasad manusia di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

“Saya sudah siapkan pasukan penyelam dari dinas penyelamTNIAL, dandari Rescue Basarnas,” ungkap Bambang di Kantor Basarnas kemarin. Kedalaman laut yang ada di bawah serpihan ini antara 25 meter sampai 30 meter. Oleh karena itu, menurutnya, penyelam masih bisa diterjunkan untuk evakuasi.

Selain mengerahkan penyelam, tadi malam pihaknya juga mengerahkan sejumlah kapal yang mampu mendeteksi logam di dasar laut. Setelah penemuan kemarin, Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi awal ihwal semua temuan objek tersebut. “Saya mohon support semua unsur untuk terus berjuang melakukan langkah operasi berikutnya,” tutupnya.

Proses evakuasi hari ini akan dimulai pada pukul 06.00 WIB. Sementara itu Panglima TNI Jenderal Moeldoko telah memerintahkan personel TNI AL dan AU untuk menambah pasukan dan fasilitas di Pangkalan Bun. TNI AL diminta menerjunkan pasukan katak untuk segera hadir ke Pangkalan Bun membantu proses evakuasi. Adapun TNI AU diminta untuk segera menambah jumlah pesawat Hercules dan helikopter guna membantu proses evakuasi.

“TNI memberikan kekuatan optimal kepada Basarnas agar punya kekuatan penuh,” kata Moeldoko. Setidaknya untuk pasukan katak, Moeldoko memastikan ada 47 personel yang diberangkatkan pada pukul 05.00 WIB pagi ini (Rabu). Sementara untuk pesawat Hercules dan helikopter setidaknya ada 5 hingga 10 unit yang diturunkan. “Saya juga minta keterlibatan TNI AU untuk menyediakan pesawat Hercules serta heli setidaknya 5 sampai 10 unit,” ucapnya.

Dia memerintahkan unsur kodam baik di Pangkalan Bun maupun di Surabaya untuk siap membantu proses evakuasi. Baik ketika mengurus jenazah hingga pemulangannya ke Surabaya. Dia pun meminta agar setiap informasi yang beredar seputar kecelakaan ini hanya disampaikan oleh Basarnas dan bukan pihak lain.

“Kepala Basarnas mengambil alih penuh dan TNI hanya memberi dukungan. Sehingga tidak ada info lain yang membingungkan,” tegasnya. Mengenai bantuan yang disampaikan oleh pihak luar negeri, Moeldoko mengatakan hal itu akan dikoordinasikan Basarnas. Intinya pemerintah telah membuka ruang untuk hadirnya bantuan dari sejumlah negara tersebut.

Dian ramdhani
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved