Tantangan KPK di 2015

Senin, 29 Desember 2014 - 13:39 WIB
Tantangan KPK di 2015
Tantangan KPK di 2015
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkapkan, terdapat beberapa tantangan yang harus diselesaikan oleh KPK di tahun 2015.

Yang pertama kata dia, adalah langkah parlemen yang memutuskan pemilihan tidak langsung kepala daerah dan kemudian ada perppu.

Menurut Bambang, langkah tersebut berpotensi besar menimbulkan tindak pidana korupsi yang besar.

"Bila kelak perppu diganjal oleh parlemen, maka potensial akan ada terdapat suatu jenis korupsi," ujar Bambang melalui pesan singkat, Senin (29/12/2014).

"Yang diduga dilakukan oleh anggota parlemen secara berjemaah dan sangat sistematis dengan karakter yang bersifat greedy corruption, bahkan corruption by system," imbuhnya.

Dia menjelaskan, korupsi jenis tersebut akibatnya sangat struktural. Pasalnya korupsi pada jenis ini, nilainya sangat besar.

"Bisa sepanjang pemerintahan kepala daerah, dana APBD dan APBN yang akan dijarah serta merusak trust publik pada kekuasaan (pemerintah daerah dan parlemen) yang semakin masif," ungkapnya.

Kemudian kata Bambang, tantangan lain adalah KPK akan tetap konsentrasi di sektor yang menjadi kebutuhan dasar rakyat, yaitu pendidikan dan kesehatan selain sumber daya alam (SDA), infrastruktur dan negara.

"KPK akan memberikan konsentrasi pada sektor sumber daya laut karena salah satu prioritas pembangunan diarahkan di kemaritiman," tuturnya.

"Kapitalisasi uang di sektor ini harus disertai dengan penguatan sistem agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan," papar Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, KPK akan mengintegrasikan strategi penindakan, perbaikan sistem untuk pencegahan dan membangun budaya antikorupsi yang berbasis keluarga dan komunitas.
(maf)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Usut Korupsi Batu Bara...
Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel
Penampakan Land Cruiser...
Penampakan Land Cruiser terkait Kasus Bupati Kuansing Tiba di Rupbasan KPK
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Mashum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved