Remisi Koruptor Turunkan Wibawa Pemerintah

Jum'at, 26 Desember 2014 - 21:30 WIB
Remisi Koruptor Turunkan...
Remisi Koruptor Turunkan Wibawa Pemerintah
A A A
JAKARTA - Pemberian remisi kepada terpidana kasus korupsi dinilai akan menurunkan wibawa pemerintah.

Hal tersebut bisa terjadi karena pemberian remisi atau pengurangan hukuman bagi terpidana kasus korupsi tidak sejalan dengan semangat pemberantasan korupsi.

"Untuk menjaga wibawa pemerintah, Presiden Jokowi tidak pantas mengobral remisi karena hanya menciptakan opini jelek di benak masyarakat," ujar Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi kepada Sindonews, Jumat (26/12/2014).

Dia mengatakan masyarakat akan memandang buruk Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). "Masyarakat akan melihat pemerintah ini hanya pembela orang-orang yang bersalah alias koruptor," tadasnya.

Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada terpidana kasus korupsi. Pemberian itu berkaitan dengan perayaan Hari Natal.

Dari 49 terpidana kasus korupsi, empat di antaranya yang sedang menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Empat terpidana itu yakni mantan pengacara Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung, mantan Direktur Utama PT Masaro Radiokom Anggodo Widjojo, mantan jaksa yang menangani kasus BLBI Urip Tri Gunawan, dan mantan Kabid Pertambangan dan Migas pada Kementerian Negara Koperasi dan UKM Samadi Singarimbun.
(dam)
Berita Terkait
207 Warga Binaan di...
207 Warga Binaan di Rutan Pangkep Terima Remisi Kemerdekaan
Sebanyak 13.851 Napi...
Sebanyak 13.851 Napi di Jatim Dapat Remisi Khusus Idul Fitri
Napi Kasus Asusila di...
Napi Kasus Asusila di Kota Parepare Dapat Remisi Bebas
7.577 Napi di Sumsel...
7.577 Napi di Sumsel akan Terima Remisi Kemerdekaan, 91 Langsung Bebas
61 Warga Binaan Rutan...
61 Warga Binaan Rutan Salatiga Terima Remisi Idulfitri, 2 Or Bebas
121.026 Narapidana Terima...
121.026 Narapidana Terima Remisi Khusus Lebaran, 550 Orang Langsung Bebas
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved