Ini Saran DKPP Jika Pilkada Tetap di 2015

Rabu, 24 Desember 2014 - 08:30 WIB
Ini Saran DKPP Jika...
Ini Saran DKPP Jika Pilkada Tetap di 2015
A A A
JAKARTA - Terbatasnya waktu pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2015 memunculkan wacana agar pelaksanaannya dimundurkan hingga ke 2016.

Meski sebagian kalangan memandang pemunduran jadwal sebagai masukan yang logis namun Perppu No 1/2014 telah mewajibkan pilkada digelar pada 2015.

Mendapati fakta tersebut, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberikan masukan agar pilkada serentak langsung bisa tetap dijalankan sesuai jadwal namun dengan ketersediaan waktu yang cukup.

"Harus ada jadwal yang dipotong, misalnya uji publik itu jangan 5-6 bulan, tapi cukup 3 bulan saja," ujar Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie seusai melakukan pertemuan tripartit dengan KPU dan Bawaslu di kantornya Jalan MH Thamrin Jakarta Selasa (23/12/2014) malam.

Menurut Jimly idealnya pilkada memang digelar sesuai perintah perppu. Hal itu dikarenakan jadwal saat ini sudah mengacu pada pilkada serentak nasional yang akan digelar pada 2020 mendatang.

"Karena sudah dipastikan jadwalnya itu pilkada serentak di 2015 dan 2018 sebelum menuju keserentakan pilkada nasional pada 2020," jelas Jimly.

Meski demikian Jimly tidak bisa menutup mata banyaknya perintah di dalam perppu yang harus dipatuhi KPU.

Ditambah adanya proses sengketa dan penyelesaian tahapan pemilu apabila memasuki putaran kedua maka prosesnya akan membutuhkan waktu yang panjang.

"Memang benar kalau ikuti normal tahapan sulit diselenggarakan 2015. Akibatnya nanti untuk jadwal tahapan termasuk perselisihan pemilu itu lama," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved