Rusunawa Berubah Fungsi Jadi Pondok Pesantren

Selasa, 23 Desember 2014 - 13:09 WIB
Rusunawa Berubah Fungsi...
Rusunawa Berubah Fungsi Jadi Pondok Pesantren
A A A
Keberadaan rumah susun sewa (rusunawa) di Kabupaten Karawang sangat memprihatinkan. Selain tak terurus dan kumuh, beberapa bagian dari bangunan itu hancur juga nyaris roboh.

Kini bangunan yang tadinya disediakan untuk permukiman warga kurang mampu itu kini beralih fungsi menjadi pondok pesantren, yang peserta didiknya didominasi kalangan usia 7-12 tahun. Dalam pantauan KORAN SINDO, bangunan berlantai empat yang pembangunannya menghabiskan anggaran miliaran rupiah itu tampak dari luar bagaikan rumah hantu tak berpenghuni.

Cat di hampir seluruh bagian bangunan sudah pudar, tembok-temboknya terkelupas. Tak hanya itu, kacakaca di beberapa bagian bangunan juga terlihat pecahpecah. Tidak kalah memprihatinkan, fondasi bangunan terlihat rapuh dan nyaris roboh. Ironisnya, di balik kondisi bangunan yang memprihatinkan itu tampak bocah-bocah berusia antara 7-12 tahun tengah bermain-main, bercengkerama, dan sebagian terlihat khusyuk belajar di dalam ruangan keropos.

“Itu para santri di pesantren ini. Kegiatan belajar mengajar di sini sudah berlangsung sejak beberapa tahun ke belakang. Sekarang ini bukan lagi rusunawa, tapi sudah menjadi Pesantren Mushab bin Umair,” ujar seorang penjaga gerbang yang namanya enggan disebutkan kemarin. Penjaga gerbang itu pun enggan memberi tahu siapa pengelola pesantren tersebut.

Bahkan ketika KORAN SINDO hendak bertemu pimpinan atau pengajar pesantren juga tidak diperbolehkan oleh penjaga gerbang. Hal serupa terjadi di Kantor UPTD Cipta Karya Karawang yang mengelola rusunawa tersebut. Seorang staf yang berada di lobi kantor dengan wajah tak ramah mengatakan pimpinannya sedang rapat dan tak bisa diganggu.

Kepala Dinas Cipta Karya Karawang Dedi Achdiat, yang ditemui di kantornya, terkesan menghindar. “Secara kasatmata, bentuk pelanggaran sudah terlihat. Fungsi rusunawa itu buat permukiman warga, bukan untuk pesantren,” ujar Ketua Komisi C DPRD Karawang, Natala Sumedha.

Melihat kondisi demikian, Komisi C DPRD Karawang mempertanyakan keseriusan Dinas Cipta Karya dalam mengelola rusunawa. Pasalnya, bangunan yang terletak di Jalan Dr Taruno, Desa Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, itu kini sudah banyak penyimpangan dalam hal pengelolaan.

Selain bangunan yang memprihatinkan tanpa perawatan, juga beralih fungsi menjadi pesantren. Pembangunan rusunawa yang menelan biaya miliaran rupiah itu dinilai hanya menjadi pemborosan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang dilakukan Pemkab Karawang.

Selain itu, kondisi bangunan yang sudah mulai rusak dengan banyak kaca yang pecah, serta tembok yang rusak menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem pengelolaan dan perawatan yang dilakukan Dinas Cipta Karya selama ini. Padahal, bangunan tersebut sempat direhab pada 2012 untuk mes peserta MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat, ketika Kabupaten Karawang menjadi tuan rumah.

M Bayu Hidayah
Karawang
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved