Pesan Ketua MPR untuk HMI

Selasa, 23 Desember 2014 - 01:38 WIB
Pesan Ketua MPR untuk...
Pesan Ketua MPR untuk HMI
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki banyak sekali organisasi masyarakat (ormas) yang jumlahnya mencapai 139 ribu lebih. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan salah satu ormas berbasis organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia yang telah ada sejak tahun 1947.

Oleh karena itu, MPR menginginkan agar HMI bisa menjadi penggagas atas pemikiran-pemikiran baru.

"Saya berharap kita ini bukan ikut-ikutan, tapi harus menjadi gagasan (penggagas) atas pemikiran yang maju," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PB HMI, Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Senin 22 Desember 2014.

Zulkifli mengatakan, PB HMI memang merupakan diskusi yang penting agar bagaimana harus ada revitalisasi dalam pemikiran HMI.

Karena faktanya, hari ini banyak ormas kecil yang bisa menjadi penekan media, dan pengarah isu seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), dan ormas kecil lainnya.

"Jadi, bagaimana agar HMI yang besar ini bisa menjadi penggagas," jelas politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Menurut Zulkifli, PB HMI ini merupakan ormas yang sudah lama berdiri. Bahkan, banyak tokoh-tokoh nasional yang berasal dari HMI. Seperti misalnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Ketua MPR yakni dirinya sendiri, mantan Ketua MK Mahfud MD, dan tokoh-tokoh nasional lainnya.

"Ketua MPR, Ketua DPR, Komisioner KPU, Wapres itu adalah Kahmi semua," imbuh Zulkifli.

Oleh karena itu, lanjutnya, bukan saatnya lagi para kader HMI turun dan berdemo di jalan. Menurutnya, hal itu sudah tidak dilirik media lagi karena, hal itu terlalu mudah untuk dilakukan. Jadi, sudah saatnya HMI menjadi penggagas dan pemikir bagi kemajuan bangsa.

"Tidak saatnya lagi PB HMI ngamuk-ngamuk, dan demo di jalan, itu sudah terlalu umum," tegasnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, banyak diantaranya masalah bangsa yang perlu dipikirkan ke depannya. Seperti masalah ekonomi dan masalah pelaksanaan demokrasi.

Meskipun Indonesia mengalami sejumlah kemajuan, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia juga masih mengalami kekurangan.

"Gini rasio yang sudah mencapai 0,43 seharusnya menjadi lampu merah untuk ekonomi Indonesia. Sama halnya dengan demokrasi yang amsih ada beberapa kekurangan," tutup Zulkifli.
(maf)
Berita Terkait
Bagas Kurniawan Pimpin...
Bagas Kurniawan Pimpin PB HMI Usai Terpilih Secara Aklamasi di Putaran 2
Kongres HMI Ke-31 Ricuh
Kongres HMI Ke-31 Ricuh
Pemilihan Ketua Umum...
Pemilihan Ketua Umum HMI di Surabaya Kembali Ricuh
Arief Wicaksana Luncurkan...
Arief Wicaksana Luncurkan Buku HMI dan Ideologi Perlawanan Jelang Kongres
Ketum Terpilih HMI Sumut...
Ketum Terpilih HMI Sumut Yusril Janji Maksimalkan Organisasi
Kepemimpinan Apimorvi:...
Kepemimpinan Apimorvi: Manifesto HMI Reborn
Berita Terkini
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved