Karakter Bangsa Tantang MEA 2015

Sabtu, 20 Desember 2014 - 11:03 WIB
Karakter Bangsa Tantang...
Karakter Bangsa Tantang MEA 2015
A A A
Karakter Bangsa Tantang MEA 2015 Sebentar lagi sejumlah negara yang tergabung dalam ASEAN akan menghadapi era baru Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Era baru terkait perekonomian setiap negara di Asia Tenggara bersatu guna meningkatkan daya tawarnya terhadapsistemperekonomian dunia. Namun jangan sampai kita sebagai negara Pancasila kehilangan jati diri Pancasila di tengah percaturan panas MEA ini. Mau tidak mau, kita perlu mempersiapkan dua hal dalam menghadapi MEA 2015.

Pertama, mempersiapkan mentalitas bangsa Indonesia dengan karakter Pancasila. Pancasila sebagai identitas negara harus direfleksikan dalam diri dan perilaku setiap warga negara. Maka itu, pendidikan yang mengedepankan penanaman, pemahaman, dan perefleksian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari perlu direvitalisasi sesegera mungkin.

Kian lama bangsa ini semakin kehilangan jati diri ke-Pancasila-annya. Ini ditandai dengan maraknya gejala kriminal di tengah masyarakat. Kedua, membangun infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Dalam membangun sebuah sistem perekonomian maju dan kompetitif, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan syarat yang harus diwujudkan pertama kali.

Tanpa ada dua hal ini, niscaya sebuah negara hanya akan menuju kejumudan dan keterpurukan. Apalagi dalam era MEA ini, jika Indonesia tidak mampu membangun infrastruktur dan SDM yang berkualitas, kita akan terseok-seok dalam pergulatan ekonomi MEA ini. Sebab itu, dua hal ini harus diwujudkan dalam menyongsong MEA 2015. Indonesia sebagai negara berlandaskan Pancasila harus mampu bersaing di bidang ekonomi serta menunjukkan nilai moral Pancasila dalam pergaulan MEA 2015 ini.

Jangan sampai kita sebagai negara Pancasila kehilangan karakter dan jati dirinya. Maka itu, karakter generasi kita harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Dengan begitu, kita akan menatap MEA 2015 dengan keberhasilan dan kegemilangan. Wallahu aWallahu alam bish-shawaab.

Mohammad Sholihul Wafi
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi, Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved