Ketua Pramuka Curhat Soal Revitalisasi Aset ke Komisi X
Senin, 15 Desember 2014 - 13:37 WIB
Ketua Pramuka Curhat Soal Revitalisasi Aset ke Komisi X
A
A
A
JAKARTA - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengharapkan agar segera ada revitalisasi terhadap Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja (kunker) sejumlah anggota Komisi X DPR. Menurut dia, dua aset utama Pramuka yakni Buperta dan Taman Rekreasi Wiladatika memiliki manfaat strategis dengan luas 240 hektare.
"Revitalisasi Pramuka tidak hanya program dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia-nya tapi juga infrastrukturnya," ujar Adhyaksa di Buperta, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (15/12/2014).
"Buperta adalah salah satu aset strategis yang dimiliki Pramuka, dan ini juga akan menjadi bagian dari revitalisasi aset," sambungnya.
Menurutnya, revitalisasi ini juga penting dilakukan untuk menghadapi Jambore nasional dan Raimuna Nasional 2017. "(Dibutuhkan) Anggaran Rp84 miliar untuk merevitalisai Buperta," terangnya.
Dengan bertemu Komisi X, dia pun berharap keinginan merevitalisasi dua kawasan tersebut bisa terealisasi. "Itu lah bagian tanggung jawab kita. Mudah-mudahan didukung DPR dan pemerintah," pungkasnya.
Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja (kunker) sejumlah anggota Komisi X DPR. Menurut dia, dua aset utama Pramuka yakni Buperta dan Taman Rekreasi Wiladatika memiliki manfaat strategis dengan luas 240 hektare.
"Revitalisasi Pramuka tidak hanya program dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia-nya tapi juga infrastrukturnya," ujar Adhyaksa di Buperta, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (15/12/2014).
"Buperta adalah salah satu aset strategis yang dimiliki Pramuka, dan ini juga akan menjadi bagian dari revitalisasi aset," sambungnya.
Menurutnya, revitalisasi ini juga penting dilakukan untuk menghadapi Jambore nasional dan Raimuna Nasional 2017. "(Dibutuhkan) Anggaran Rp84 miliar untuk merevitalisai Buperta," terangnya.
Dengan bertemu Komisi X, dia pun berharap keinginan merevitalisasi dua kawasan tersebut bisa terealisasi. "Itu lah bagian tanggung jawab kita. Mudah-mudahan didukung DPR dan pemerintah," pungkasnya.
(kri)