Politikus Hanura Minta KPK Perlakukan Fuad Sebagai Tokoh

Minggu, 14 Desember 2014 - 12:45 WIB
Politikus Hanura Minta...
Politikus Hanura Minta KPK Perlakukan Fuad Sebagai Tokoh
A A A
BANGKALAN - Anggota DPR RI dari Dapil XI (Madura) Farid Alfauzi meminta KPK memperlakukan KH Fuad Amin sebagai tokoh dalam memproses kasus yang membelitnya. Sebab, Fuad Amin merupakan tokoh bagi masyarakat Bangkalan khususnya dan Madura pada umum.

Terbukti, ketika Fuad menjabat sebagai Bupati Bangkalan selama 10 tahun situasi aman dan kondusif. Pembangunan di kota salak juga maju pesat. Bahkan, masyarakat menyebut Fuad sebagai bapak pembangunan di Kabupaten Bangkalan.

"Penangkapan Fuad Amin oleh KPK, saya sangat prihatin dan sedih. Bupati saya selama 10 tahun, kemudian tersangkut masalah dengan KPK," terang Farid saat ditemui di rumahnya, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Minggu (14/12/2014).

Menurut Farid, bagaimana pun juga Fuad merupakah tokoh besar di Bangkalan. Dirinya meminta kepada KPK untuk memperlakukan Ketua DPRD Bangkalan ini sebagai tokoh dan proses hukumnya mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"KPK harus memproses kasus ini seadil-adilnya. Selama Bangkalan dipimpin beliau sangat kondusif dan aman. Begitu juga dengan pembangunan di sini, sangat jalan ketika dipimpin beliau," papar pria asal Bangkalan tersebut.

Farid menambahkan, seorang pemimpin memang mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan Fuad mampu menjaga kondusifitas dan memajukan Bangkalan, terutama di bidang pembangunan. Sehingga Bangkalan tidak kalah dengan kabupaten lain yang ada di Pulau Madura.

"Namun, juga mempunyai kekurangan. Mungkin sekarang ini (tersangkut masalah dengan KPK) kekurangan beliau. Kami meminta masyarakat tetap tenang, kita hormati proses hukum KPK," tandas politikus Hanura itu.

Seperti diketahui, mantan Bupati Bangkalan yang juga Ketua DPRD Bangkalan KH Fuad Amin, ditangkap KPK atas dugaan kasus penerimaan suap suplai migas, Selasa 2 Desember 2014.

KPK juga telah menetapkan status tersangka pada Fuad Amin. Dari tangan Fuad Amin, KPK menyita sejumlah barang bukti seperti uang yang mencapai Rp4 miliar lebih.
(kri)
Berita Terkait
Tegang! Penampakan saat...
Tegang! Penampakan saat KPK Tangkap Bupati Bangkalan
OTT KPK, Pimpinan DPRD...
OTT KPK, Pimpinan DPRD Jawa Timur dkk Langsung Dibawa ke Jakarta
Kasus Korupsi Abdul...
Kasus Korupsi Abdul Latif Amin, KPK Periksa Ketua DPRD Bangkalan sebagai Saksi
KPK Tangkap Ketua DPRD...
KPK Tangkap Ketua DPRD Muara Enim
Anggota DPRD dari Partai...
Anggota DPRD dari Partai Perindo Dukung dan Beri Bantuan Pembangunan Jalan Swadaya di Bangkalan
Wakil Ketua DPRD Jatim...
Wakil Ketua DPRD Jatim yang Ditangkap KPK Diduga Berinisial STS
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved