SBY Bertemu Jokowi, PDIP Ingin Demokrat-Pemerintah Lengket
Selasa, 09 Desember 2014 - 11:01 WIB
SBY Bertemu Jokowi, PDIP Ingin Demokrat-Pemerintah Lengket
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambut baik pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Tidak hanya pertemuan antara pemimpin dan mantan pemimpin, pertemuan itu bisa menjadi penjajakan antara Partai Demokrat dan pemerintah.
Terlebih, ada kesamaan pandangan antara PDIP dan Partai Demokrat terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (Perppu Pilkada)
"Pertemuan tersebut semoga menjadi pintu masuk untuk menjalin kerja sama politik yang lebih komprehensif antara Partai Demokrat dan pemerintah di luar kesepakatan mengenai dukungan terhadap Perppu Pilkada," tutur Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Ahmad Basarah, Selasa (9/12/2014).
Mantan Presiden SBY menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 8 November 2014. SBY mengundang Jokowi hadir pada acara Global Green Growth Institute (GGGI) Summit. (Baca: SBY Kembali ke Istana)
Pada pertemuan itu, SBY mengaku juga berbicara dengan Jokowi tentang polemik Perppu Pilkada. (Baca: SBY Akui Cocok 100% dengan Jokowi)
Basarah meyakini sebagai seorang ketua umum parpol dan mantan presiden, SBY mengetahui secara persis beban Presiden Jokowi dalam memimpin pemerintah.
"Sebagai seorang negarawan, SBY memang sudah seharusnya ikut membantu dan memberikan dukungan terhadap Presiden Jokowi agar dia dapat memimpin pemerintahan nasional dengan baik dan efektif," tuturnya.
Kerja sama Partai Demokrat dan pemerintah juga akan menjamin terselenggaranya sistem pemerintahan presidensial yang dahulu juga dikampanyekan Pemerintahan SBY.
"Peluang kerja sama dalam pemerintahan selalu terbuka karena memang cukup banyak spektrum pemerintahan yang dapat dikerjasamakan dengan Partai Demokrat ke depan," tuturnya.
Tidak hanya pertemuan antara pemimpin dan mantan pemimpin, pertemuan itu bisa menjadi penjajakan antara Partai Demokrat dan pemerintah.
Terlebih, ada kesamaan pandangan antara PDIP dan Partai Demokrat terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (Perppu Pilkada)
"Pertemuan tersebut semoga menjadi pintu masuk untuk menjalin kerja sama politik yang lebih komprehensif antara Partai Demokrat dan pemerintah di luar kesepakatan mengenai dukungan terhadap Perppu Pilkada," tutur Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Ahmad Basarah, Selasa (9/12/2014).
Mantan Presiden SBY menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 8 November 2014. SBY mengundang Jokowi hadir pada acara Global Green Growth Institute (GGGI) Summit. (Baca: SBY Kembali ke Istana)
Pada pertemuan itu, SBY mengaku juga berbicara dengan Jokowi tentang polemik Perppu Pilkada. (Baca: SBY Akui Cocok 100% dengan Jokowi)
Basarah meyakini sebagai seorang ketua umum parpol dan mantan presiden, SBY mengetahui secara persis beban Presiden Jokowi dalam memimpin pemerintah.
"Sebagai seorang negarawan, SBY memang sudah seharusnya ikut membantu dan memberikan dukungan terhadap Presiden Jokowi agar dia dapat memimpin pemerintahan nasional dengan baik dan efektif," tuturnya.
Kerja sama Partai Demokrat dan pemerintah juga akan menjamin terselenggaranya sistem pemerintahan presidensial yang dahulu juga dikampanyekan Pemerintahan SBY.
"Peluang kerja sama dalam pemerintahan selalu terbuka karena memang cukup banyak spektrum pemerintahan yang dapat dikerjasamakan dengan Partai Demokrat ke depan," tuturnya.
(dam)