Ratusan Pompa Air Disebar di Sejumlah Titik

Jum'at, 05 Desember 2014 - 10:01 WIB
Ratusan Pompa Air Disebar...
Ratusan Pompa Air Disebar di Sejumlah Titik
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memastikan semua wilayah siap menghadapi puncak musim hujan dan ancaman banjir.

Salah satunya dengan melakukan perbaikan sejumlah pompa yang rusak. Dari 555 pompa air di Ibu Kota, 141 unit dalam kondisi rusak. Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak hujan di Jakarta terjadi pada Januari 2015. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Agus Priyono Jendro akan memastikan seluruh pompa air dapat beroperasi sepenuhnya sebelum akhir Desember.

“Sehingga pada saat puncak hujan terjadi seluruh pompa air siap bekerja untuk menangani genangan air dan banjir,” katanya di Balai Kota kemarin. Agus menjelaskan, perbaikan 141 pompa yang terdiri dari pompa stationer, pompa mobile , dan pompa underpass tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014 sebesar Rp5 miliar.

Selain perbaikan pompa air yang rusak, Dinas PU menyebarkan 45 pompa mobile ke daerah rawan banjir. Ketika genangan air terjadi, pompa mobile tersebut diharapkan langsung beroperasi menyedot air untuk dialirkan ke sungai atau kanal. Program lain untuk pengendalian banjir tetap terus berjalan, seperti normalisasi kali, saluran penghubung, pembuatan waduk, dan pembuatan tanggul raksasa. Proyek pengendalian banjir dilanjutkan pada 2015.

“Kami pastikan banjir 2014- 2015 ini masih aman. Untuk daerah cekungan akan kami tempatkan pompa mobile agar cepat surut,” ungkapnya. Di bagian lain, Pemkot Bekasi berencana membangun lima polder air tahun depan. Polder air bakal dibangun di Perumahan Dosen IKIP (Jatibening), Rawa Bogo(PondokMelati), ArenJaya (Bekasi Timur), Galaxi (Bekasi Selatan), dan di Hulu Kali Bekasi atau di sekitar Kali Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi Tri Adhianto mengklaim tandon itu dapat mengurangi banjir dan genangan di 54 titik banjir yang tersebar di 12 kecamatan serta 56 kelurahan.

Bima setiyadi/ Abdullah m surjaya
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved