Untuk Perbaiki Citra, Komunikasi DPR Perlu Diperbaiki

Jum'at, 05 Desember 2014 - 04:31 WIB
Untuk Perbaiki Citra,...
Untuk Perbaiki Citra, Komunikasi DPR Perlu Diperbaiki
A A A
JAKARTA - DPR merupakan salah satu lembaga tinggi negara yang memegang daulat rakyat karena, para anggotanya dipilih oleh rakyat dan memegang langsung amanat rakyat.

Namun selama ini, DPR selalu dinilai negatif oleh masyarakat. Sehingga, DPR berusaha untuk memperbaiki komunikasi dengan masyarakat agar lebih dekat.

Dalam kegiatan delegasi yang bertajuk "Temui Wakilmu" yang berlangsung di Gedung DPR, sebanyak 20 orang pilihan dari kalangan muda berstatus pelajar hingga profesional menemui perwakilan pimpinan dan anggota DPR.

Mereka saling bertukar pikiran mengenai harapannya terhadap DPR untuk kemajuan Indonesia.

Mereka mengungkapkan, sebagai masyarakat sipil, mereka merasakan betapa sulitnya untuk menemui para wakil rakyatnya bahkan yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) sekitar tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, mereka mengharapkan ada pola komunikasi baru yang memudahkan komunikasi antara anggota DPR dengan masyarakat.

Dan permintaan itu pun diapreasiasi oleh pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku senang dengan diadakannya kegiatan ini.

Menurutnya, hal ini positif untuk bisa mendekatkan anggota DPR dengan masyarakat. Karena, telah terjadi salah interpretasi di publik mengenai tugas DPR.

"Saya kira memang perlu kegiatan seperti ini, agar publik bisa lebih mengenal wakilnya di DPR," kata Fadli di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 4 Desember 2014.

Fadli menjelaskan, DPR bukan pelaksana pemerintahan, tapi sebagai kontrol pemerintahan. Dan kalau ada yang mengatakan bahwa DPR banyak bicara memang tugas DPR berbicara.

Menurutnya, anggota DPR harus orang yang pandai berbicara dalam artian substansial karena DPR adalah speaker.

"Saya baru saja menghadiri ASEAN Parliamentary Assembly (APA), semua yang menghadiri acara itu harus berbicara. Itu yang harus diluruskan, apalagi di sosmed (sosial media) banyak kesalahpahaman, memang tugas parlemen adalah pengontrol," jelas Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu.
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved