Inisiator Optimis Capai 300 Dukungan Interpelasi

Senin, 01 Desember 2014 - 09:08 WIB
Inisiator Optimis Capai...
Inisiator Optimis Capai 300 Dukungan Interpelasi
A A A
JAKARTA - Para inisiator pengajuan penggunaan hak interpelasi di DPR optomis capai minimal 300 dukungan anggota sebelum diserahkan kepada pemimpin DPR. Hal ini dimaksudkan agar usulan hak interpelasi ini kuat dan bisa disetujui dalam rapat paripurna.

“Kalau sudah memasuki angka 300 kita baru serahkan ke pimpinan DPR. Pokoknya kita nunggu 300 anggota dan kita usahakan,” kata inisiator dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Mukhamad Misbakhun ketika dihubungi SINDO, Minggu 30 November 2014.

Misbakhun menjelaskan, semakin banyaknya dukungan maka semakin kuat juga dukungan interpelasi ini. Sehingga, kemungkinan penolakan dalam rapat paripurna pun akan semakin kecil.

Pasalnya, 300 dukungan sudah melampaui setengah dari total anggota DPR. Dan saat ini dukungan sudah mencapai 230 per hari Jumat 28 November 2014 kemarin.

“Masifnya dukungan menunjukkan bahwa ada suatu proses yang membutuhkan dukungan anggota DPR,” ujar mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Dirinya juga optimistis bahwa penggalangan dukungan hak interpelasi ini akan mencapai angka 300 lebih. Karena, hak interpelasi merupakan hak yang melekat pada anggota DPR.

“300 lebih dikit saja masa tidak bisa, apalagi dari Fraksi Golkar juga belum 100% baru 70-an anggota dari 91. Dan juga Fraksi Demokrat, saya yakin karena politik sangat dinamis,” terangnya.

Karena itu, Misbakhun dan para inisiator lainnya mengajak anggota DPR lainnya untuk membuka kepeduliannya dengan menggunakan hak interpelasi. Karena, dampak atas kenaikan harga BBM ini akan terasa sampai tahun-tahun berikutnya di masyarakat kecil.

“Saya mengajak itu (interpelasi), dan saya menggugah kepedulian itu,” tegasnya.

Meskipun penggalangan ini awalnya ditargetkan sebelum masa sidang berakhir 5 Desember 2014, kata Misbakhun, pihaknya tidak ingin berspekulasi soal waktu. Karena, menggugah kepedulian anggota DPR lainnya tidak cukup waktu sehari atau dua hari.

Dirinya pun tidak perduli jika isu ini sudah tidak hangat lagi di media. “Kita optimis, target kita masa sidang ini sudah masuk ke pimpinan, Bamus (Badan Musyawarah), lantas paripurna,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Rusia: Serangan Natal...
Rusia: Serangan Natal ke Ukraina Sukses Capai Tujuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved