Sabu Diselundupkan dalam Buku Nelson Mandela

Sabtu, 29 November 2014 - 14:30 WIB
Sabu Diselundupkan dalam...
Sabu Diselundupkan dalam Buku Nelson Mandela
A A A
TANGERANG - Berbagai macam cara dilakukan pihak luar untuk menyelundupkan narkoba melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kali ini sabu digelapkan lewat paket kiriman buku mengenai Nelson Mandela.

Paket pertama dikirim pada Jumat (7/11) dari Kota Bedfordview. Barang buktinya sabu seberat 388 gram. Barang itu diterima HS, 37, di Cimanggis, Depok. Paket kedua dikirim pada Sabtu (15/11) dari Kota Johanesburg. Sabu seberat 590 gram juga disembunyikan dalam buku Nelson Mandela yang diterima oleh S, 54, dan MS, 40 di Koja, Jakarta Utara.

Ketiganya ditangkap aparat Bea Cukai dan Polres Bandara Soekarno-Hatta. “Mereka terlibat dalam penyelundupan sabu dari Afrika Selatan. Barang haram tersebut diketahui dari pemeriksaan x-ray (mesin pemindai) di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta. Petugas curiga dengan tampilan buku di mesin x-ray,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Okto Irianto.

Akhirnya, petugas melakukan pemeriksaan fisik, ternyata isinya sabu. Nilai estimasi barang bukti pertama sebesar Rp524 juta dan yang kedua Rp796 juta. Selain kiriman dari Afrika Selatan, pihaknya juga mengungkap kiriman paket sabu yang disembunyikan dalam mesin printer dari Guangzhou, China, pada Sabtu (15/11).

Pihaknya curiga barang tersebut berasal dari jaringan yang sama. “Paket itu datang bersamaan dengan barang bukti kasus kedua dari Afrika. Diduga, para pemain ini kembali mencoba modus lama,” katanya. Berat sabu yang diselundupkan tersebut sekitar 3,2 kg dengan nilai estimasi mencapai Rp4,4 miliar.

Penerimanya belum diketahui, karena atas nama PT(perseroan terbatas). Tujuannya yaitu ke Ciracas, Jakarta Timur. “Ini masih kita kembangkan,” kataOkto. Wakil Kasat Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno- Hatta AKP Subekti menambahkan, barang bukti kasus pertama dan kedua dikirim oleh dua warga negara Afrika yang pernah dipenjara di Indonesia.

Keduanya berinisialMdanL. Setelah keluar dari penjara, ternyata mereka beraksi lagi.“MerekajaringanAfrika. Modusnya sama seperti tahun lalu, diselundupkan melalui buku Nelson Mandela,” ujarnya.

Denny irawan
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved