Larang Menteri ke DPR Sama Saja Melawan Rakyat

Rabu, 26 November 2014 - 15:08 WIB
Larang Menteri ke DPR...
Larang Menteri ke DPR Sama Saja Melawan Rakyat
A A A
JAKARTA - Surat Edaran Sekretaris Kabinet (SE Seskab) yang meminta jajaran kabinet Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) untuk tidak menghadiri rapat dengan DPR RI dinilai melawan kedaulatan rakyat.

Ahli hukum tata negara Andi Irman Putra Sidin menilai surat itu merupakan ujian berat bagi seluruh anggota DPR yang notabene wakil rakyat dari Sabang sampai Merauke.

Menurut dia, rakyat telah memandatkan kekuasaan pengawasan terhadap siapapun pemegang kekuasaan pemerintahan dan seluruh lembaga negara agar betul-betul menjaga martabat dan kehormatan daulat rakyat.

"Oleh karena itu anggota DPR harus segenap jiwa raga mempertahankan daulat rakyat yang telah menugaskan mereka melakukan pengawasan terhadap pemerintahan," tutur Irman, Rabu (26/11/2014).

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, pihaknya di DPR menyambut baik larangan Presiden terhadap menteri rapat dengan DPR.

Kendati hal itu dapat menjadi preseden buruk bagi ketatanegaraan. "Kami di DPR santai saja dan tidak akan memaksa-maksa para menteri itu sampai mereka hadir sendiri di DPR. Karena saat ini pun jadwal kami sudah cukup padat dengan mitra-mitra kerja non pemerintah lainnya dan persiapan reses 6 Desember mendatang," katanya.

Bambang optimistis, dalam waktu yang tidak terlalu lama pemerintah atau para menteri akan datang sendiri ke DPR terutama untuk membahas dan meminta persetujuan penggunaan anggaran hasil pengurangan subsidi BBM sebesar Rp120 triliun melalui mekanisme APBN-P 2015. Karena tanpa persetujuan DPR, sambung Bambang, pemakaian dana penghematan BBM itu adalah pidana dan pelanggaran UU.

"Untuk itu kami minta KPK dan BPK memelototi penggunaan anggaran pemerintah tersebut karena ada potensi dana penghematan BBM itu akan dialihkan untuk berbagai macam proyek," tegasnya.
(dam)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Anggarannya Dipangkas,...
Anggarannya Dipangkas, Menteri Investasi Ngamuk di DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved