Nasdem Ngarep KIH Kompak Dukung Kenaikan BBM
Rabu, 19 November 2014 - 13:21 WIB
Nasdem Ngarep KIH Kompak Dukung Kenaikan BBM
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh meminta Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mendukung penuh kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Harus bulat, kalau enggak bulat barangkali itu salah sekali," kata Surya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/11/2014).
Mengenai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang paling menentang terhadap kenaikan BBM selama 10 terakhir di era Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Barangkali situasinya berbeda, tantangannya berbeda, ada dinamisasi dalam kehidupan, kan enggak semua statik. Apa yang benar masa lalu belum tentu benar sekarang, apa yang salah masa lalu, belum tentu salah sekarang," ucap Surya.
Presiden Jokowi, kata dia, mengamati reaksi masyarakat terhadap kenaikan BBM. Jokowi menaikkan BBM tentu sangat sulit lantaran baru menjabat sebagai presiden.
"Beliau mengamati benar-benar cukup serius, beliau jelaskan ini yang‎ terbaik. Saya pikir saya bisa apresiasi, saya pikir ini bukan sesuatu yang surprise, memang sudah lama," pungkasnya.
"Harus bulat, kalau enggak bulat barangkali itu salah sekali," kata Surya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/11/2014).
Mengenai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang paling menentang terhadap kenaikan BBM selama 10 terakhir di era Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Barangkali situasinya berbeda, tantangannya berbeda, ada dinamisasi dalam kehidupan, kan enggak semua statik. Apa yang benar masa lalu belum tentu benar sekarang, apa yang salah masa lalu, belum tentu salah sekarang," ucap Surya.
Presiden Jokowi, kata dia, mengamati reaksi masyarakat terhadap kenaikan BBM. Jokowi menaikkan BBM tentu sangat sulit lantaran baru menjabat sebagai presiden.
"Beliau mengamati benar-benar cukup serius, beliau jelaskan ini yang‎ terbaik. Saya pikir saya bisa apresiasi, saya pikir ini bukan sesuatu yang surprise, memang sudah lama," pungkasnya.
(maf)