Ini Agenda KIH dan KMP di DPR Pasca Islah
Senin, 17 November 2014 - 11:26 WIB
Ini Agenda KIH dan KMP di DPR Pasca Islah
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akan menandatangani kesepakatan bersama sebagai akhir konflik keduanya di DPR.
Setelah menandatangani kesepakatan itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan ada beberapa agenda yang harus dilaksanakan keduanya. Pertama, menggagendakan rapat paripurna untuk memasukkan nama-nama anggota dari fraksi KIH ke dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
"Nama dari empat fraksi diajukan," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2014).
Selanjutnya, mereka akan bertemu di Badan Legislasi (Baleg) untuk memasukkan usulan undang-undang yang akan dibahas periode ini.
"Misalnya terkait tenaga ahli yang diajukan Baleg dan seterusnya," terang politikus Partai Gerindra tersebut.
Sebelum melaksanakan itu semua, lanjut dia, anggota fraksi dari KMP dan KIH akan rapat terlebih dahulu sebagai pengganti Badan Musyawarah (Bamus).
"Nanti kan harus ada rapat Bamus dahulu baru paripurna," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KMP dan KIH sepakat islah. Koalisi pendukung Prabowo-Hatta pun bersedia memenuhi keinginan KIH agar mau berdamai.
Beberapa poin yang disepakati ialah penambahan jumlah pemimpin AKD dan revisi sejumlah pasal yang terdapat di dalam UU MD3.
Setelah menandatangani kesepakatan itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan ada beberapa agenda yang harus dilaksanakan keduanya. Pertama, menggagendakan rapat paripurna untuk memasukkan nama-nama anggota dari fraksi KIH ke dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
"Nama dari empat fraksi diajukan," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2014).
Selanjutnya, mereka akan bertemu di Badan Legislasi (Baleg) untuk memasukkan usulan undang-undang yang akan dibahas periode ini.
"Misalnya terkait tenaga ahli yang diajukan Baleg dan seterusnya," terang politikus Partai Gerindra tersebut.
Sebelum melaksanakan itu semua, lanjut dia, anggota fraksi dari KMP dan KIH akan rapat terlebih dahulu sebagai pengganti Badan Musyawarah (Bamus).
"Nanti kan harus ada rapat Bamus dahulu baru paripurna," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KMP dan KIH sepakat islah. Koalisi pendukung Prabowo-Hatta pun bersedia memenuhi keinginan KIH agar mau berdamai.
Beberapa poin yang disepakati ialah penambahan jumlah pemimpin AKD dan revisi sejumlah pasal yang terdapat di dalam UU MD3.
(kri)