DPD Dorong Optimalisasi Hubungan Jakarta-Moskow

Kamis, 13 November 2014 - 14:39 WIB
DPD Dorong Optimalisasi...
DPD Dorong Optimalisasi Hubungan Jakarta-Moskow
A A A
JAKARTA - Kerja sama Indonesia dengan Rusia di segala bidang perlu terus ditingkatkan. Kemarin Ketua DPD Irman Gusman menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ketua Majelis Federasi Rusia Valentina Ivanovka Matviyeko untuk saling mendorong kerja sama investasi kedua negara.

“Dalam hal ini kami sudah 10 tahun bekerja sama antarparlemen dengan banyak bidang. Juga bagaimana meningkatkan kerja sama dua negara dalam pembangunan ekonomi. Untuk itu, DPD mengawal berbagai kerja sama,” kata Irman dalam sambutannya di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin.

Irman menjelaskan, salah satu bentuk kerja sama yang akan dibentuk adalah poros Jakarta- Moskow yang mana akan mendorong investasi di bidang ekonomi dan budaya. Meski Indonesia-Rusia memiliki hubungan yang terus meningkat di sektor perdagangan, investasi, maupun pariwisata, masih perlu ditempuh langkah-langkah lebih maju dan inovatif untuk mengoptimalkan manfaat dari kerja sama di bidang ekonomi.

Hal penting yang juga perlu didorong dalam kerja sama tersebut, bagaimana Indonesia bisa mengirim pelajarnya ke Rusia. “Malaysia saja sudah kirim ribuan pelajar ke Rusia, sementara kita baru sekitar tiga ratusan. Ini harus ditingkatkan,” ungkapnya. Bagaimanapun, lanjut Irman, Rusia memiliki keunggulan di bidang teknologi.

Karena itu, pihaknya akan mendorong supaya lebih banyak lagi pertukaran pelajar antara kedua negara. Apalagi, Rusia juga menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. “Bila kita bisa bekerja sama dengan baik, posisi kita juga akan diperhitungkan dunia,” ujarnya. Lebih lanjut Irman mengungkapkan, DPD dan Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia merupakan wakil sekaligus cerminan kepentingan rakyat Indonesia dan rakyat Rusia.

Duta Besar RI untuk Rusia Djauhari Oratmangun menyatakan, saat ini hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia makin membaik. Terlihat dari pertemuan dua hari lalu antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Joko Widodo di Beijing dalam agenda KTT APEC. “Indonesia-Rusia merupakan hubungan yang baik. Mereka melihat Indonesia partner yang strategis sehingga itu diisi dengan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan pembangunan,” kata Djauhari.

Rahmat sahid/ Mula akmal
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved