Perludem Klaim Penegakan Hukum Pemilu 2014 Tak Maksimal

Kamis, 13 November 2014 - 14:36 WIB
Perludem Klaim Penegakan...
Perludem Klaim Penegakan Hukum Pemilu 2014 Tak Maksimal
A A A
JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai, proses penegakan hukum terhadap para pelanggar Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak berjalan secara maksimal.

Sehingga regulasi yang tersedia dalam Undang-undang (UU) Pemilu terkesan hanya menampung ketidakpuasan para peserta pemilu.

Peneliti Perludem Veri Junaidi mengatakan, berbagai upaya hukum pasca putusan Mahkamah Kontitusi (MK) itu menunjukkan banyaknya persoalan dan dugaan pelanggaran pemilu yang tidak terselesaikan dengan maksimal di tingkat tahapan.

"Mestinya proses penegakan hukum pemilu mampu menjadi salah satu instrumen untuk mewujudkan keadilan pemilu," kata Veri di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2014).

"Di mana konsep keadilan pemilu atau electoral justice, didesain untuk menjamin agar prinsip demokrasi dapat terpenuhi melalui mekanisme penegakan hukum pemilu," sambungnya.

Menurut dia, dari hasil pemantauan dan pengamatan Perludem, ditemukan tingkat ketidakpuasan terhadap penegakan hukum pemilu yang dinilai kurang memuaskan.

"Ketidakpuasan itu diakibatkan beberapa sebab seperti regulasi multi tafsir dan rumitnya pasal merujuk kepada definisi kampanye dan politik uang, waktu penanganan pelanggaran yang sangat singkat dan rumit, sehingga menyulitkan partisipasi pelaporan pelanggaran," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Veri, perlindungan dan kerahasiaan pelapor sehingga mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilu, tidak efektifnya kelembagaan penanganan kasus hukum pemilu (khususnya pidana pemilu).

Serta adanya perbedaan disparitas putusan dan banyak vonis pidana percobaan (ringan), sehingga tidak memunculkan efek jera kepada pelaku.

"Persoalan-persoalan tersebut nyatanya mengakibatkan tidak berjalannya penanganan pelanggaran pemilu," tuntas Veri.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kejagung: Febrie Adriansyah...
Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Asabri
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved