Lima Perampok Gasak Rp2 Miliar

Senin, 10 November 2014 - 13:40 WIB
Lima Perampok Gasak...
Lima Perampok Gasak Rp2 Miliar
A A A
BEKASI - Komplotan perampok bersenjata api dan tajam menyatroni rumah pengusaha di Kota Bekasi kemarin. Mereka menggasak barang-barang berharga dengan taksiran nilai kerugian mencapai Rp2 miliar.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu bermula ketika lima pelaku mendatangi rumah berlantai dua di Jalan Pulau Bali Raya Perumahan Perumnas 3 No 39, Aren Jaya, Bekasi Timur, dengan mengendarai sedan putih.

Rumah mewah yang sebagian dipakai untuk usaha warnet dan wartel itu diketahui milik Iwan Rahmanto, 49, pengusaha minimarket, bengkel knalpot, serta pabrik roti. Awalnya penghuni rumah mengira sejumlah orang tak kenal tersebut adalah pengunjung Warnet Diajeng. “Mereka datang dengan mengetuk pagar rumah. Saat itu Guntur, 29, keponakan saya yang membukakan pintu,” kata Agus Susilo, 45, adik ipar Iwan Rahmanto.

Belum sempat Guntur menanyakan maksud dan tujuan kedatangan mereka, salah satu pelaku yang memakai topi dan jaket hitam langsung mengeluarkan lencana polisi dan mengaku anggota Polda Metro Jaya. “Pelaku yang mengaku polisi itu mau menangkap kakak saya,” ujar Agus. Menurut dia, Guntur saat itu memberitahukan bahwa pamannya sedang berada di luar kota.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung menodongkan senjata api dan mengancam akan menembak jika korban melawan. Empat pelaku lain merangsek masuk rumah. Di bawah ancaman, Guntur langsung diikat tangannya menggunakan tali sepatu dan mulutnya dilakban.

Setelah itu, pelaku lainnya masuk ke rumah untuk melumpuhkan anak Iwan bernama Purnomo, 32, beserta istrinya, Mursia, 32, dengan mengikat tangan dan melakban mulutnya. Mahrus, 60, mertua korban yang tengah tertidur pulas di kamarnya yang berada di lantai satu, juga dilumpuhkan. Seusai melumpuhkan Guntur, Purnomo, Mursia, dan Mahrus, para pelaku langsung menodong istri Iwan bernama Yulianingsih, 54, dengan pistol.

Di bawah todongan senjata api, Yulianingsih hanya bisa diam dan sang suami, Iwan, hanya terbaring di kasur, karena pengusaha sukses itu dalam kondisi sakit stroke dan tidak bisa berbuat apa-apa. Saat diminta membuka brankas, Yulianingsih sempat melawan, lalu salah satu pelaku memukulkan gagang pistol hingga korban terjatuh ke lantai.

Agus menuturkan, para pelaku mengambil barang berharga berupa perhiasan emas seberat 3 kilogram, berlian senilai Rp300 juta, jam tangan Rolex seharga Rp80 juta, dua jam tangan berharga senilai puluhan juta, USD4.000, serta satu amplop uang riyal yang tidak diketahui jumlahnya. Pelaku juga menggasak uang tunai Rp40 juta dan lima telepon seluler. “Pelaku menggasak barang berharga di dua kamar korban dan anaknya. Barang berharga yang dibawa kabur kurang lebih Rp2 miliar,” kata Agus.

Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo mengatakan, lima pelaku itu menggunakan senjata api dan tajam. Berdasarkan keterangan korban, barang berharga bernilai miliaran rupiah dan uang tunai diambil pelaku. Pelaku masuk rumah Iwan melalui pintu warnet yang menyatu dengan rumah korban. Para pelaku juga membiarkan aksinya terekam dua CCTV yang terpasang di dalam rumah.

“Tiga pelaku menggunakan topi, satu berkepala botak, dan satu lagi memakai masker. Kami masih meminta keterangan beberapa saksi. CCTV itu diharapkan memudahkan kami untuk menangkap pelakunya,” ujarnya. Sementara itu, polisi menangkap Ernawati, 25, pembantu rumah tangga (PRT) yang menggondol harta majikannya di Perumahan Citra Garden 2 Blok O-1 No 19, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Perempuan asal Purbalingga itu tertangkap di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/11) malam. Saat penangkapan, polisi menemukan perhiasan emas senilai lebih dari Rp100 juta dan 3 telepon seluler di indekosnya. Ernawati dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

“Kami masih dalami kasus ini untuk mengetahui motif dan dengan siapa dia bekerja sama,” ujar Wakil Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKP Slamet kemarin.

Abdullah m surjaya/ Bima setiyadi
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved