Penembakan Brutal di Arab Saudi, Lima Tewas

Rabu, 05 November 2014 - 16:46 WIB
Penembakan Brutal di...
Penembakan Brutal di Arab Saudi, Lima Tewas
A A A
JEDDAH - Penembakan brutal terjadi di Desa al-Dalwah, al- Ahsa, Arab Saudi pada Senin (3/11) malam. Sekitar lima orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sementara sembilan lainnya mengalami luka tembak serius.

Beberapa korban selamat langsung dilarikan ke rumah sakit. Hingga kemarin motif di balik penembakan itu masih belum jelas. Namun, target penembakan dilaporkan merupakan jamaah Syiah. Lokasi kejadian merupakan salah satu basis perkumpulan penganut muslim Syiah di Arab Saudi. Otoritas Arab Saudi berhasil meringkus enam tersangka warga Arab Saudi di dekat Kota Riyadh dan di dua kota lain. Namun, polisi tidak memberikan keterangan lebih detail, termasuk identitas tersangka.

Mereka mengatakan semuanya masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa muslim Syiah mengajukan protes kepada pemerintah. Mereka mengatakan pemerintah sering berlaku diskriminatif. Namun, pemerintah membantah tuduhan itu. Berdasarkan laporan media Arab Saudi, Arabnews, pelaku penembakan menggunakan senjata mesin dan pistol. Namun, detail atau ciri-ciri pelaku penyerangan, termasuk korban, tidak dijelaskan. Saksi peristiwa itu, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa rentetan peluru menyerang jamaah Syiah yang ada di dalam masjid.

Saat itu jamaah Syiah sedang merayakan Ashura, yakni peringatan kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Hussain, yang tewas di medan perang sekitar 1.300 tahun silam. Bagi jamaah Syiah, Imam Hussain merupakan sosok yang mulia dan penting. Namun, perayaan itu ternoda dan harus terhenti di sekitar Riyadh dengan tragis. Saksi enggan mengungkapkan identitas pribadinya karena takut akan menjadi target oknum Sunni. Dia juga tidak memberikan keterangan lebih jauh.

Beberapa dari mereka ada yang memegang selongsong peluru laras panjang. “Percikan darah ada di mana-mana di sekitar masjid. Pelaku memasuki Masjid Husseiniya dan mulai melepaskan tembakan dengan menggunakan senjata mesin dan pistol,” ujar salah satu orang yang ada di dalam tayangan video tersebut.

Serangan itu terjadi sepekan setelah pengadilan Arab Saudi menghukum mati ulama terhormat Syiah, Sheikh Nimr Baqir al- Nimr. Dia merupakan pemimpin protes di Qatif pada 2011 lalu. Arab Saudi tidak hanya mendapatkan kritikan dari jamaah Syiah, tapi juga beberapa petinggi internasional dan organisasi hak asasi manusia.

Muh shamil
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved