BPN Luncurkan Twitter dan Layanan SMS

Senin, 03 November 2014 - 15:58 WIB
BPN Luncurkan Twitter...
BPN Luncurkan Twitter dan Layanan SMS
A A A
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang melakukan terobosan baru untuk memudahkan pengurusan tanah dan mencegah praktik korupsi.

Kementerian baru yang bercikal dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini meluncurkan akun Twitter dan layanan pesan pendek atau SMS. ”Untuk mempermudah informasi, hari ini (kemarin) diluncurkan akun Twitter resmi yaitu @atr_bpn dan hotline SMS di nomor 2409,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan dalam acara penyerahan sertifikat tanah di kantor BPN Jakarta Barat kemarin.

Menurut dia, lewat Twitter dan SMS itu masyarakat dapat menanyakan soal perkembangan proses berkas, biaya layanan pengukuran, biaya pengakuan hak, biaya konversi, biaya pemberian hak, dan biaya peralihan hak. Bisa juga untuk informasi pengaduan. Dengan begitu, masyarakat tidak terlalu lama menunggu, dan juga untuk menghilangkan praktik calo yang menjamur di setiap kantor BPN.

”Bagi masyarakat yang menemukan praktik korupsi bisa juga melaporkannya melalui layanan itu. Kami ingin melayani masyarakat dengan transparan tanpa praktik korupsi,” katanya. Untuk menunjung layanan tersebut, mantan anggota DPR ini meminta mulai awal November layanan pertanahan akan tetap buka pada akhir pekan. ”Mulai bulan ini, Sabtu dan Minggu tetap buka. BPN di seluruh Tanah Air tetap menerima pelayanan,” ungkapnya.

Meski demikian, Ferry mengingatkan masyarakat agar mengurus sendiri surat-surat tersebut. Menurut dia, BPN tidak melayani jika pengurusannya tetap diwakilkan. Dia meminta petugas BPN yang mendapat tugas melayani masyarakat pada akhir pekan, dapat mengganti liburnya pada Senin- Jumat. ”Ini salah satu langkah untuk meningkatkan pelayanan pertanahan. Pelayanan ini akan terus ditingkatkan,” tandanya.

Dia berharap, layanan itu bisa memudahkan masyarakat khususnya yang tinggal di perkotaan untuk mengurus suratsurat pertanahan. Pasalnya, masyarakat di perkotaan biasanya tidak sempat mengurus surat-surat pada hari kerja. ”Setiap kantor pertanahan di Jabodetabek, provinsi, maupun yang ditunjuk dapat melayani pada masyarakat pada akhir pekan,” tambahnya.

Upaya lainnya yang dilakukan untuk percepatan persertifikatan tanah, yakni pelayanan satuhari, pelayanan malam hari, layanan tujuh menit, layanan anggota masyarakat yang menyangkut rencana tata ruang dan wilayah kabupaten, dan informasi interaktif pertanahan.

Wahyu Hermansyah, 37, warga Kembangan, Jakarta Barat, mengaku senang bisa mendapatkan sertifikat gratis dari BPN. Menurut dia, sertifikat tersebut rencananya akan digadaikan ke bank untuk modal usaha.

Lebih jauh dia mengatakan, menteri BPN seharusnya lebih banyak turun ke bawah melihat kinerja anggota khususnya di bagian pelayanan. Sebab masih ada ditemukan sejumlah pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas. ”Pungli masih ada, makanya kami minta Pak Menteri sering-sering turun ke bawah,” tambahnya.

Imas damayanti
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved