PDIP Kecewa Cuma Dapat Jatah Empat Menteri
Senin, 27 Oktober 2014 - 14:47 WIB
PDIP Kecewa Cuma Dapat Jatah Empat Menteri
A
A
A
JAKARTA - Politikus PDIP Tubagus (TB) Hasanudin mengaku mendapat masukan dari kader-kader PDIP di seluruh daerah mengenai komposisi menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Pertama begini saya banyak dapat masukan dari beberapa kader di daerah tentang format dan formasi orang di kabinet kalau dibandingkan dengan suara di DPR RI," ujar TB di ruang rapat fraksi PDIP, Senayan, Jakarta, Senin (27/10/2014).
"109 kursi PDIP kalau PKB 47 kursi Nasdem 32 kursi, dan Hanura 16 kursi. Harusnya, PDIP dapat jatah kursi menteri lebih banyak," paparnya.
Menurut TB, harusnya Jokowi dapat membagi kursi menteri secara adil melihat perjuangan kader yang telah memenangkannya sebagai Presiden.
"Sementara saudara harus tahu memenangkan Presiden dan partai itu kan sulit. Tentunya format ini harus dijaga supaya anggota kabinet dari kami ini bisa menang lagi ke depannya. Maka kami tidak puas dengan komposisi tersebut," tuturnya.
Lebih lanjut, TB menyampaikan keinginan kader PDIP dari seluruh daerah agar Jokowi profesional dalam membagi jatah menteri.
"Maunya ya profesional, masa jumlah menterinya disamakan. Ini berdasarkan masukan-masukan dari seluruh kader PDIP di Indoneisa ya," pungkasnya.
"Pertama begini saya banyak dapat masukan dari beberapa kader di daerah tentang format dan formasi orang di kabinet kalau dibandingkan dengan suara di DPR RI," ujar TB di ruang rapat fraksi PDIP, Senayan, Jakarta, Senin (27/10/2014).
"109 kursi PDIP kalau PKB 47 kursi Nasdem 32 kursi, dan Hanura 16 kursi. Harusnya, PDIP dapat jatah kursi menteri lebih banyak," paparnya.
Menurut TB, harusnya Jokowi dapat membagi kursi menteri secara adil melihat perjuangan kader yang telah memenangkannya sebagai Presiden.
"Sementara saudara harus tahu memenangkan Presiden dan partai itu kan sulit. Tentunya format ini harus dijaga supaya anggota kabinet dari kami ini bisa menang lagi ke depannya. Maka kami tidak puas dengan komposisi tersebut," tuturnya.
Lebih lanjut, TB menyampaikan keinginan kader PDIP dari seluruh daerah agar Jokowi profesional dalam membagi jatah menteri.
"Maunya ya profesional, masa jumlah menterinya disamakan. Ini berdasarkan masukan-masukan dari seluruh kader PDIP di Indoneisa ya," pungkasnya.
(kri)