Penegakan Hukum di Indonesia Belum Menggembirakan

Jum'at, 17 Oktober 2014 - 04:59 WIB
Penegakan Hukum di Indonesia...
Penegakan Hukum di Indonesia Belum Menggembirakan
A A A
DEPOK - Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Topo Santoso mengungkapkan, selama ini FHUI banyak berperan dalam kiprah praktisi hukum maupun pimpinan lembaga negara di negeri ini.

"Sebut saja nama pengacara kondang, Adnan Buyung Nasution lulusan UI, lalu berbagai lawyer, ada pula yang menduduki hakim baik di Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, notaris serta kiprah lainnya," kata Topo dalam Konferensi Pers FHUI di Depok, Kamis 16 Oktober 2014.

Topo menilai penegakan hukum sejauh ini masih belum menggembirakan. FHUI, lanjutnya, juga tengah fokus dalam mengawal kasus hukum dugaan pelecehan seksual oleh Sastrawan Sitok Srengenge terhadap mahasiswa UI.

"Karena itu dalam rangkaian ulang tahun nanti juga kami ada seminar membahas ancaman kejahatan seksual," paparnya.

Topo berharap agar alumni FHUI selalu mempunyai satu ciri khas menjunjung etika profesi dan transparansi, serta integritas. Untuk menghadapi, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), tantangannya cukup besar.

"Kami selalu rekomendasi apa yang dihasilkan agar bisa bersaing dengan metode pengajaran. Kami juga memiliki Internasional Class program S1 sudah tiga tahun ini, bisa pertukaran kuliah satu sampai dua semester di luar negeri dan berbicara soal hukum dengan Bahasa Inggris yang baik dan benar,"
tutup Topo.
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Praktik Orang Dalam...
Praktik Orang Dalam Dinilai Merusak Demokrasi dan Tatanan Hukum
Berita Terkini
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved