Jenuh Syarat Tak Diakomodir Jadi Alasan Demokrat WO

Senin, 29 September 2014 - 16:42 WIB
Jenuh Syarat Tak Diakomodir...
Jenuh Syarat Tak Diakomodir Jadi Alasan Demokrat WO
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto mengungkapkan alasan mengapa fraksinya memilih walk out (WO) saat paripurna pengesahan UU Pilkada.

Kata dia, 10 opsi perbaikan terhadap pelaksanaan pilkada langsung yang diinginkan Partai Demokrat tak diakomodir saat proses lobi hingga paripurna.

Agus menyampaikan, banyak yang mendukung keinginan mereka akan tetapi tak ada fraksi yang mau menyatakan secara tertulis terhadap dukungan tersebut.

"Tapi secara tertulis belum ada, sehingga tidak bisa keluar opsi ketiga. Dari hasil lobi dan sebagainya opsi ketiga tetap tidak bisa keluar," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2014).

Karena keinginannya tak diakomodir forum lobi hingga berlanjut ke paripurna, Fraksi Partai Demokrat akhirnya memilih untuk WO.

"Untuk itu Ketua Fraksi berinisitif untuk melakukan bahwa Partai Demokrat pada posisi netral kemudian melaksanakan walk out," tegasnya.

Ia pun menegaskan sikap WO yang diambil bukan atas perintah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Tidak (perintah SBY). Jadi memang ini inisitif dari Ketua Fraksi, karena sudah terlalu lama, sudah terlalu jenuh opsi yang kita inginkan tidak masuk ke dalam pilihan dari opsi-opsi yang ada," tuntasnya.
(kri)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved