Rapat Pleno PPP, Romi Klaim Sudah Undang SDA
Jum'at, 26 September 2014 - 15:28 WIB
Rapat Pleno PPP, Romi Klaim Sudah Undang SDA
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar rapat pleno. Rapat yang diprakarsai pihak Emron Pangkapi dan Romahurmuzy tersebut untuk membahas langkah PPP terkait putusan sela Mahkamah Partai.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, Romahurmuziy mengaku pihaknya siap menjalankan keputusan Mahkamah Partai tersebut.
"Rapat internal saja terkait pengurus harian yang sebelumnya sudah ada di Mahkamah Partai," ujar pria yang biasa disapa Romi ini, di Balai Kartini, Jalan, Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Pada kesempatan itu Romi juga mengklaim dalam rapat hari ini pihaknya sudah mengundang Ketua Umum PPP Suryadharma Ali atau biasa disapa SDA. "Kita undang (SDA) kok, Enggak tahu beliau akan datang atau tidak," tukasnya.
Sebelumnya mahkamah partai memutuskan agar dua kubu yang saling bertikai mengadakan islah. Perintah islah ini dikeluarkan dengan pertimbangan utama memerhatikan fatwa Majelis Syari'ah DPP PPP yang ditandatangani Ketua Fatwa Majelis Syari'ah DPP PPP Maimoen Zubair, dan Sekertaris Majelis Syari'ah Anas Taher pada 22 September 2014.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, Romahurmuziy mengaku pihaknya siap menjalankan keputusan Mahkamah Partai tersebut.
"Rapat internal saja terkait pengurus harian yang sebelumnya sudah ada di Mahkamah Partai," ujar pria yang biasa disapa Romi ini, di Balai Kartini, Jalan, Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Pada kesempatan itu Romi juga mengklaim dalam rapat hari ini pihaknya sudah mengundang Ketua Umum PPP Suryadharma Ali atau biasa disapa SDA. "Kita undang (SDA) kok, Enggak tahu beliau akan datang atau tidak," tukasnya.
Sebelumnya mahkamah partai memutuskan agar dua kubu yang saling bertikai mengadakan islah. Perintah islah ini dikeluarkan dengan pertimbangan utama memerhatikan fatwa Majelis Syari'ah DPP PPP yang ditandatangani Ketua Fatwa Majelis Syari'ah DPP PPP Maimoen Zubair, dan Sekertaris Majelis Syari'ah Anas Taher pada 22 September 2014.
(kur)