Demokrat Tak Yakin Suara Fraksi Bulat

Selasa, 23 September 2014 - 08:04 WIB
Demokrat Tak Yakin Suara...
Demokrat Tak Yakin Suara Fraksi Bulat
A A A
JAKARTA - Suara fraksi Partai Demokrat dalam pengesahan RUU Pilkada kemungkinan tidak akan bulat dalam voting di paripurna nanti.

Pasalnya, fraksi Partai Demokrat sendiri tidak yakin bahwa seluruh anggota fraksi akan memilih mekanisme pilkada langsung sebagaimana arahan dari DPP Partai Demokrat.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, wajar apabila ada anggota fraksi yang tidak memilih mekanisme pilkada langsung sebagaimana arahan dari DPP Partai Demokrat. Karena, ada beberapa anggota yang tidak sepaham mengenai hal ini.

“Saya kira itu (perbedaan sikap) hal yang wajar, kemarin juga ada beberapa anggota yang tidak bersama-sama,” kata Nurhayati kepada wartawan di Gedung DPR, Senin 22 September 2014.

Terkait apakah anggota yang tidak mengikuti arahan DPP akan diberi sanksi, Nurhayati mengaku, fraksi sendiri belum menyiapkan sanksi untuk itu. Dia menyerahkan soal sanksi kepada DPP. “Sanksi itu kami serahkan ke DPP,” jelasnya.

Menurut Nurhayati, fraksi Partai Demokrat akan menyetujui pilkada langsung apabila, sepuluh syarat yang diajukan Partai Demokrat diakomodir dalam draft RUU Pilkada. Namun sayangnya, sejauh ini semua syarat tersebut belum dimasukkan ke dalam draft RUU Pilkada.

“Ada sebagian yang sudah masuk, tetapi tidak semua. Kami menginginkan bahwa birokrat (PNS) tidak menjadi korban dalam pilkada langsung. Ketika mereka (PNS) tidak menjadi timses, mereka dipojokkan,” paparnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya telah mengirim surat kepada Panja RUU Pilkada agar opsi berupa sepuluh syarat dari Partai Demokrat dapat dimasukkan ke dalam pembahasan.

Karena, sebagai kepanjangan tangan dari DPP, fraksi mengikuti arahan dari DPP Partai Demokrat. “Jadi kami selalu ikut apa arahan DPP,” tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved