Bupati Purwakarta Bicara Soal Kearifan Lokal

Rabu, 17 September 2014 - 19:14 WIB
Bupati Purwakarta Bicara...
Bupati Purwakarta Bicara Soal Kearifan Lokal
A A A
JAKARTA - Pemerintah daerah dalam upayanya menumbuhkan kearifan lokal mendapati berbagai macam hambatan. Di antaranya pemahaman tentang modernisasi dan agama.

”Modernisasi seolah menjadi sebuah keharusan. Modernisasi seolah-olah meninggalkan dirinya. Jika seseorang tidak mengikuti perkembangan zaman dianggap tidak modern,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kepada Sindonews, saat acara Roundtable Discussion Koran Sindo, Jakarta, Rabu (17/9/2014).

Padahal, lanjut Dedi, jika kita memiliki kekuatan dalam mempertahankan budaya dan kearifan lokal, kita akan menjadi bangsa yang kuat.

“Kuat, karena kita memiliki identitas yang unik dan pastinya berbeda dengan budaya lain,” tambah Dedi.

Menurutnya, hambatan kedua untuk mengembalikan diri pada kearifan lokal adanya pemahaman agama. “Maksudnya adalah seringkali kaum tradisional dihadapkan pada pemahaman-pemahaman agama yang membuat mereka menjadi risih dalam berperilaku kebudayaan,” tutur Dedi.

Dedi memberikan contoh sebuah upaya memunculkan kearifan lokal tanpa harus meninggalkan ajaran agama. “Nantinya ada Islam Bandung, Islam Purwakarta, Islam Indramayu jadi Islam itu tidak harus seperti di Arab sana. Perilakunya yang penting sudah Islam. Saya Islam, orang Sunda, saya bisa menggunakan baju khas Sunda untuk salat,” tutur Dedi.

Dia menambahkan, ini berdampak pada psikologi kaum tradisional. Dipisahkannya antara nilai ibadah dan ritual.

“Ketika kita menanam padi itu sebenarnya sudah ibadah. Ada lagi contoh lainnya kalau orang sufi menari muter-muter itu mereka anggap ibadah. Kita mengapa tidak bisa menari jaipong itu kan bisa dianggap sebagai ibadah juga,” tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
KEN 2024 Resmi Digelar,...
KEN 2024 Resmi Digelar, Hadirkan Ragam Parade Festival Seni dan Budaya Indonesia
Jelaskan Tarian Nusantara...
Jelaskan Tarian Nusantara kepada Jokowi, Butet Kartaredjasa: Bangun Akar dan Budaya
Tujuh Tari Tradisional...
Tujuh Tari Tradisional Asal Indonesia yang Mendunia
Satukan Kebudayaan di...
Satukan Kebudayaan di IKN, Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Resmi Ditutup
Jagantara Hadirkan Pasar...
Jagantara Hadirkan Pasar Rakyat di Tengah Mal, Nostalgia Jajanan Masa Kecil
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved