Jelaskan Tarian Nusantara kepada Jokowi, Butet Kartaredjasa: Bangun Akar dan Budaya
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 03:24 WIB
loading...
Presiden Jokowi menerima seniman Butet Kartaredjasa di Istana Merdeka, Jakarta. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima seniman Butet Kartaredjasa di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Butet menjelaskan sebuah tarian untuk mengakomodasi keberagaman budaya yang ada di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pertemuan kami sore ini dengan Bapak Presiden ialah mempresentasikan sebuah tarian dari Padepokan Seni Bagong Kusudiardjo Yogya, judul tarian itu Nusantara Etam-Nusantara Etam itu artinya nusantara kita," jelas Butet dalam keterangannya, Kamis (3/8/2023).
Butet menilai, masyarakat yang berada di IKN berasal dari beragam suku bangsa mulai dari Dayak, Kutai, Jawa, Melayu, Bugis, dan lain sebagainya. Atas dasar itu, ia berkata, tarian buatannya itu dapat mencangkup kebudayaan lintas etnik dari berbagai suku bangsa tersebut.
"Tarian ini menggunakan motif-motif koreografi dan instrumen-instrumen musik yang mencangkup lintas etnik ini, lintas etnik yang bukan disusun sebagai kolase tapi kita leburkan menjadi satu, menjadi nusantara," ucap Butet.
"Jadi ini semangat untuk membuktikan betapa kemajemukan, keberagaman Indonesia itu kalau disusun dengan baik itu menjadi sesuatu yang keren," sambungnya.
"Pertemuan kami sore ini dengan Bapak Presiden ialah mempresentasikan sebuah tarian dari Padepokan Seni Bagong Kusudiardjo Yogya, judul tarian itu Nusantara Etam-Nusantara Etam itu artinya nusantara kita," jelas Butet dalam keterangannya, Kamis (3/8/2023).
Butet menilai, masyarakat yang berada di IKN berasal dari beragam suku bangsa mulai dari Dayak, Kutai, Jawa, Melayu, Bugis, dan lain sebagainya. Atas dasar itu, ia berkata, tarian buatannya itu dapat mencangkup kebudayaan lintas etnik dari berbagai suku bangsa tersebut.
"Tarian ini menggunakan motif-motif koreografi dan instrumen-instrumen musik yang mencangkup lintas etnik ini, lintas etnik yang bukan disusun sebagai kolase tapi kita leburkan menjadi satu, menjadi nusantara," ucap Butet.
"Jadi ini semangat untuk membuktikan betapa kemajemukan, keberagaman Indonesia itu kalau disusun dengan baik itu menjadi sesuatu yang keren," sambungnya.
Lihat Juga :