Komitmen Penghematan Anggaran Negara Pendukung Jokowi Dipertanyakan

Sabtu, 13 September 2014 - 10:52 WIB
Komitmen Penghematan...
Komitmen Penghematan Anggaran Negara Pendukung Jokowi Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Komitmen presiden terpilih Joko Widodo beserta partai politik (parpol) pendukungnya seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dipertanyakan untuk melakukan penghematan anggaran negara.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan, jika presiden terpilih yang biasa disapa Jokowi dan pendukungnya serius mau melakukan penghematan anggaran, seharusnya mendukung usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

"Kalau Jokowi ingin hemat, justru inilah momentumnya., tapi herannya karena PDIP justru menolak mekanisme pemilukada di DPRD," ujar Yandri dalam acara diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/09/2014).

Menurutnya, sistem pemilihan kepala daerah secara langsung menghabiskan anggaran lebih besar ketimbang dipilih melalui DPRD.

Dia menambahkan, pemilukada secara langsung juga memiliki dampak buruk. Misalnya biaya mahal sehingga memicu kepala daerah untuk korupsi demi mengembalikan modal politiknya selama proses pencalonan berlangsung. "Cost sosialnya mahal, sesama saudara berkonflik, pegawai negeri terpecah belah," terangnya.

Lanjut anggota DPR ini, merujuk Pasal 18 ayat 4 UUD 1945, juga disebutkan bahwa kepala daerah itu dipilih secara demokratis, tidak disebutkan harus dipilih langsung. "Jadi tidak mesti one man one vote, tapi prinsipnya one vote one delegation," tambahnya.
(kur)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved