Berminat Jadi Ketum, Sejumlah Nama Sowan ke SDA
Selasa, 09 September 2014 - 23:58 WIB
Berminat Jadi Ketum, Sejumlah Nama Sowan ke SDA
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah nama sowan ke Ketua Umum (Ketum) DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) untuk meminta restu maju dalam bursa ketum PPP.
"Ada nama Djan Faridz, saudara Romy Romahurmuziy, saudara Ahmad Yani," kata SDA di Kantor PPP, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2014).
Menurut pria yang akrab disapa SDA ini, sejumlah kader yang disebut-sebut bakal maju menjadi calon ketum memiliki peluang yang sama. Sebab, para kader tersebut mempunyai dukungan kuat di tingkat struktur dan kader.
"Saya kira Pak Emron (Emron Pangkapi) punya kematangan, Pak Suharso (Monoarfa), Pak Lukman (Hakim Saifuddin) punya kans," ungkapnya.
Terkait desakan mundur dari sejumlah kader terhadap dirinya, SDA mengaku, dirinya akan mundur melalui Muktamar resmi PPP. Ia pun menegaskan, selama dirinya menjabat Ketum PPP, arah koalisi tetap berada di Barisan Merah Putih.
"Kalau arah politiknya akan diubah dari Koalisi Merah Putih ke Pak Jokowi, itu hak muktamar. Kalau dalam muktamar kita istiqomah pada Koalisi Merah Putih, (arah koalisi) itu hak muktamar," tambahnya.
Seperti diketahui, malam ini PPP menggelar rapat dengan DPP pengurus partai. Rapat yang dihadiri sebanyak 38 pengurus tersebut membahas soal evaluasi hasil pemilu presiden, persiapan muktamar, pembekalan anggota DPR terpilih, serta sempat dibahas arah koalisi.
"Ada nama Djan Faridz, saudara Romy Romahurmuziy, saudara Ahmad Yani," kata SDA di Kantor PPP, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2014).
Menurut pria yang akrab disapa SDA ini, sejumlah kader yang disebut-sebut bakal maju menjadi calon ketum memiliki peluang yang sama. Sebab, para kader tersebut mempunyai dukungan kuat di tingkat struktur dan kader.
"Saya kira Pak Emron (Emron Pangkapi) punya kematangan, Pak Suharso (Monoarfa), Pak Lukman (Hakim Saifuddin) punya kans," ungkapnya.
Terkait desakan mundur dari sejumlah kader terhadap dirinya, SDA mengaku, dirinya akan mundur melalui Muktamar resmi PPP. Ia pun menegaskan, selama dirinya menjabat Ketum PPP, arah koalisi tetap berada di Barisan Merah Putih.
"Kalau arah politiknya akan diubah dari Koalisi Merah Putih ke Pak Jokowi, itu hak muktamar. Kalau dalam muktamar kita istiqomah pada Koalisi Merah Putih, (arah koalisi) itu hak muktamar," tambahnya.
Seperti diketahui, malam ini PPP menggelar rapat dengan DPP pengurus partai. Rapat yang dihadiri sebanyak 38 pengurus tersebut membahas soal evaluasi hasil pemilu presiden, persiapan muktamar, pembekalan anggota DPR terpilih, serta sempat dibahas arah koalisi.
(kri)