Kumpulkan Pengurus, PPP Racik Strategi Politik
Selasa, 09 September 2014 - 20:26 WIB
Kumpulkan Pengurus, PPP Racik Strategi Politik
A
A
A
JAKARTA - Racik strategi politik setelah pemilihan presiden (pilpres), PPP mengumpulkan pengurus di markas PPP, Menteng, Jakarta.
Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan, ada empat agenda yang bakal dibahas sejumlah pengurus PPP tersebut, salah satunya soal arah koalisi partai.
"Pertama Pembentukan panitia muktamar PPP yang kedelapan. Kedua yang berkaitan rencana pembekalan anggota DPR terpilih, dan evaluasi pilpres," kata Suryadharma di kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Untuk rencana Muktakamar PPP sendiri, mantan Menteri Agama itu menyatakan akan mengatur waktu yang tepat. Menurutnya, berdasarkan hasil Muktamar sebelumnya, pelaksanaan Muktamar dilakukan paling lambat satu tahun setelah pelaksanaan pemilu presiden berakhir
"Kemudian ada perubahan di anggaran dasar, harus dilaksanakan 2015. Tapi bagi saya apabila diperlukan lebih cepat silakan saja," ujarnya.
Terkait arah koalisi, Suryadharma menegaskan PPP tetap berada di barisan merah putih sampai saat ini. Kepastian arah koalisi tersebut tidak bisa diubah, meski hasil pemilu berkehendak lain.
Sehingga, menurutnya, semua kader dan pengurus partai harus patuh pada aturan partai. "Jangan ada anggapan saya ketum hambat. Tapi jangan dikatakan dipercepat, karena tidak ada percepatan itu," tukasnya.
Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan, ada empat agenda yang bakal dibahas sejumlah pengurus PPP tersebut, salah satunya soal arah koalisi partai.
"Pertama Pembentukan panitia muktamar PPP yang kedelapan. Kedua yang berkaitan rencana pembekalan anggota DPR terpilih, dan evaluasi pilpres," kata Suryadharma di kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Untuk rencana Muktakamar PPP sendiri, mantan Menteri Agama itu menyatakan akan mengatur waktu yang tepat. Menurutnya, berdasarkan hasil Muktamar sebelumnya, pelaksanaan Muktamar dilakukan paling lambat satu tahun setelah pelaksanaan pemilu presiden berakhir
"Kemudian ada perubahan di anggaran dasar, harus dilaksanakan 2015. Tapi bagi saya apabila diperlukan lebih cepat silakan saja," ujarnya.
Terkait arah koalisi, Suryadharma menegaskan PPP tetap berada di barisan merah putih sampai saat ini. Kepastian arah koalisi tersebut tidak bisa diubah, meski hasil pemilu berkehendak lain.
Sehingga, menurutnya, semua kader dan pengurus partai harus patuh pada aturan partai. "Jangan ada anggapan saya ketum hambat. Tapi jangan dikatakan dipercepat, karena tidak ada percepatan itu," tukasnya.
(maf)