PDIP Tegaskan Usulan Penjualan Pesawat Bukan Sikap Partai
Minggu, 07 September 2014 - 18:28 WIB
PDIP Tegaskan Usulan Penjualan Pesawat Bukan Sikap Partai
A
A
A
JAKARTA - Puan Maharani menegaskan usulan kepada Presiden terpilih Jokowi untuk menjual pesawat kepresidenan bukan sikap PDIP. Ketua Fraksi PDIP ini menilai penghematan anggaran yang diusulkan Politikus PDIP Maruarar Sirait merupakan sikap pribadi sebagai kader.
"Itu menurut saya sikap atau pernyataan pribadinya Pak Ara, karena dari fraksi ataupun partai tidak ada pernah mendiskusikan atau membahas hal tersebut," kata Puan di Hotel The Dharmawangsa, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Minggu (7/9/2014).
Menurut putri orang nomor satu di PDIP itu, polemik usulan jual pesawat kepresidenan dalam rangka upaya menghemat anggaran sudah selesai dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
"Karena buat saya hal itu sudah selesai di pemerintahannya Pak SBY. Kan itu yang beli pemerintahannya Pak SBY dan apapun, pesawat itu sudah dibeli resmi milik negara. Jadi kita belum pernah membahas hal itu."
"Dan kita juga masih banyak hal yang perlu kita bahas, berkaitan hal-hal yang lebih besar dalam membangun bangsa," sambung dia.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyikapi setiap wacana yang berkembang di media massa.
"Saya juga minta kepada masyarakat, kalau kemudian membaca wacana atau statement dari siapapun yang menyatakan dirinya siapa, selama itu bukan pernyataan resmi enggak perlu juga kita menanggapi hal itu," kata Puan.
"Itu menurut saya sikap atau pernyataan pribadinya Pak Ara, karena dari fraksi ataupun partai tidak ada pernah mendiskusikan atau membahas hal tersebut," kata Puan di Hotel The Dharmawangsa, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Minggu (7/9/2014).
Menurut putri orang nomor satu di PDIP itu, polemik usulan jual pesawat kepresidenan dalam rangka upaya menghemat anggaran sudah selesai dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
"Karena buat saya hal itu sudah selesai di pemerintahannya Pak SBY. Kan itu yang beli pemerintahannya Pak SBY dan apapun, pesawat itu sudah dibeli resmi milik negara. Jadi kita belum pernah membahas hal itu."
"Dan kita juga masih banyak hal yang perlu kita bahas, berkaitan hal-hal yang lebih besar dalam membangun bangsa," sambung dia.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyikapi setiap wacana yang berkembang di media massa.
"Saya juga minta kepada masyarakat, kalau kemudian membaca wacana atau statement dari siapapun yang menyatakan dirinya siapa, selama itu bukan pernyataan resmi enggak perlu juga kita menanggapi hal itu," kata Puan.
(kri)