Usul Jual Pesawat Kepresidenan, PDIP Dinilai Mencla-Mencle

Rabu, 03 September 2014 - 21:31 WIB
Usul Jual Pesawat Kepresidenan,...
Usul Jual Pesawat Kepresidenan, PDIP Dinilai Mencla-Mencle
A A A
JAKARTA - Wacana penjualan pesawat kepresidenan yang diusulkan Politikus PDIP Maruarar Sirait kepada Presiden terpilih Jokowi menuai kritik. PDIP dinilai mencla-mencle dalam bersikap.

Juru Bicara Tim Prabowo-Hatta, Andre Rosiade mengatakan, wacana yang didorong PDIP menunjukkan ketidakkonsistenan sikap terkait pengadaan pesawat kepresidenan yang sebelumnya telah disetujui DPR.

"Dulu mereka (PDIP) setuju di DPR, sekarang mereka suruh jual," kata Andre saat dihubungi Sindonews, Rabu (3/9/2014).

Seperti diketahui, sebelum pembelian pesawat dilakukan, terjadi proses panjang yang melibatkan DPR diantaranya Komisi I dan II. Andre mengatakan, persetujuan yang diberi DPR untuk membeli pesawat juga melibatkan PDIP di dalamnya.

"Usul itu menunjukkan PDIP memang mencla-mencle. Persis seperti sikapnya terkait subsidi bahan bakar migas (BBM). Dulu menolak, sekarang maksa-maksa naikin," imbuh dia.

Jika alasan usul penjualan pesawat kepresidenan tersebut untuk menghemat anggaran, Andre mengimbau agar PDIP mempertimbangkan opsi lain. "Masih banyak opsi lain yang bisa dilakukan untuk menghemat," kata Andre.

Sekadar informasi, Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mengusulkan agar Presiden terpilih Jokowi menjual pesawat kepresidenan untuk menghemat anggaran. Maruarar menjelaskan, langkah efisiensi ini memang harus dicontohkan oleh seorang pemimpin.

Dengan begitu diharapkan pejabat di bawahnya juga akan ikut mencontoh langkah efisiensi tersebut seperti dengan tidak menggunakan penerbangan kelas utama saat melakukan perjalanan dinas.

Pesawat kepresidenan jenis Garuda Indonesia Airbus 330-300 bernomor registrasi PK-GPE ini sudah beberapa kali dipakai Presiden SBY untuk kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan ke beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan Jepang.
(kri)
Berita Terkait
4 Gubernur Lemhannas...
4 Gubernur Lemhannas Bukan dari Militer, Nomor Terakhir Eks Deputi Tim Transisi Pemerintahan Jokowi-JK
Gibran Respons Kemungkinan...
Gibran Respons Kemungkinan Jokowi Jadi Ketua Tim Transisi Pemerintahan
Jokowi: Proses Transisi...
Jokowi: Proses Transisi Pemerintahan Berjalan dengan Baik
Tak Bentuk Tim Transisi,...
Tak Bentuk Tim Transisi, Jokowi Klaim Peralihan Pemerintahan Prabowo-Gibran Bakal Berjalan Mulus
Jokowi Sebut Transisi...
Jokowi Sebut Transisi Pemerintahan ke Prabowo Berjalan Baik
SBY Minta Demokrat Sukseskan...
SBY Minta Demokrat Sukseskan Transisi Pemerintahan Jokowi ke Prabowo
Berita Terkini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved