KPU Diminta Buktikan Keabsahan Buka Kotak Suara

Senin, 18 Agustus 2014 - 09:56 WIB
KPU Diminta Buktikan...
KPU Diminta Buktikan Keabsahan Buka Kotak Suara
A A A
JAKARTA - Hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan perkara sengketa hasil hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Kubu calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa selaku pemohon dalam perkara ini akan meminta majelis hakim meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuktikan keabsahan kotak suara yang sudah dibuka.

"Hari ini kami ingin meminta MK agar KPU membuktikan kotak suara yang sudah dibuka, sebelum MK mengizinkan," ujar Anggota Tim Kuasa Hukum Prabowo-Hatta, Habiburokhman di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014).

Dia mengatakan pembukaan kotak suara yang dilakukan KPU sebelum bulan Agustus merupakan perbuatan ilegal. "Bukti yang sebelum Agustus itu ilegal menurut kami," ungkapnya.

Sekadar diketahui, pada 8 Agustus 2014 MK mengizinkan KPU mengambil dokumen untuk kelengkapan bukti dari kotak suara yang tersegel.

Hal tersebut untuk keperluan sidang sengketa hasil Pilpres 2014 di MK. Keputusan itu berlaku sejak 8 Agustus lalu.

Mahkamah berpendapat pembukaan kotak suara harus mengundang saksi kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden serta panitia pengawas Pemilu (panwaslu) untuk disaksikan.

Sementara mengenai kasus KPU yang membuka kotak suara berdasarkan surat edaran pada Juli, MK bakal mempertimbangkan dan akan memutuskan pada sidang putusan nantinya.
(dam)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved