KPK 'Endus Bau Busuk' Pembahasan Anggaran Haji di DPR

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 21:50 WIB
KPK Endus Bau Busuk...
KPK 'Endus Bau Busuk' Pembahasan Anggaran Haji di DPR
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menenggarai ada bau busuk proses penambahan anggaran penyelenggaraan haji Kementerian Agama (Kemenag) di Komisi VIII DPR, serta menelusurinya.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, keterangan anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP Said Abdullah, dia memberikan keterangan soal politik anggaran haji menjadi bahan untuk pengembangan perkara.

Pasalnya kata dia, bisa saja penyidik menanyakan hal tersebut kemarin. Dia menuturkan, konteks anggaran haji ada dua yakni berasal dari setoran jemaah dan APBN.

Konteks APBN itulah yang ingin dilihat dari keterangan Said. Penyimpangan pembahasan anggaran termasuk apakah ada lobi-lobi politik terkait peruntukannya apa saja memang belum ada.

“Kalau menggunakan anggaran APBN kan dibahas (Kemenag) dengan DPR juga. Ada kongkalikong atau tidak belum ada kesimpulan. (Tetapi) bisa saja digali oleh penyidik terkait itu,” kata Johan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/8/2014) malam.

Hari ini Said Abdullah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan penggunaan dana haji lebih dari Rp1 triliun di Kemenag tahun anggaran (TA) 2012-2013.

Penyidik juga memeriksa mantan anggota Komisi VIII Fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar. Sementara anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Demokrat Nuril Iman Mustofa yang dijadwalkan tidak bisa hadir.

Dia berhalangan hadir karena sedang mengikuti rapat paripurna dan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambut 69 tahun Hari Kemerdekaan Indonesia di DPR.

“Di dalam penyidikan kasus haji itu ada beberapa komponen. Tentu bagian pembahasan anggaran di antaranya yang ditanyakan kepada anggota DPR,” tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Hukum Haji dengan Harta...
Hukum Haji dengan Harta Hasil Korupsi
KPK Gandeng PPATK Telusuri...
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Perkumpulan Ustadz di...
Perkumpulan Ustadz di Jember Minta Firli Kawal Ketat Pengelolaan Dana Haji
Ketua KPK Ungkap Potensi...
Ketua KPK Ungkap Potensi Korupsi Pengelolaan Dana Haji Rp160 Miliar
Daftar 10 Negara dengan...
Daftar 10 Negara dengan Biaya Haji Tertinggi di Dunia
Dana Haji Terus Bertumbuh,...
Dana Haji Terus Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi dalam Ekosistem Haji Global
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved