Tim Prabowo Kecewa MK Restui KPU Buka Kotak Suara

Jum'at, 08 Agustus 2014 - 19:34 WIB
Tim Prabowo Kecewa MK...
Tim Prabowo Kecewa MK Restui KPU Buka Kotak Suara
A A A
JAKARTA - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerbolehkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membuka kotak suara, dipersoalkan kubu pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Pasalnya, kubu Prabowo-Hatta mengaku tidak akan bisa membedakan mana kotak suara yang akan dibuka dan mana kotak suara yang sudah dibuka oleh KPU.

Sebab, pada bulan Juli lalu, KPU telah mengirimkan surat edaran kepada KPU provinsi maupun KPU kabupaten atau kota, untuk membuka kotak suara. Dan beberapa daerah telah melaksanakannya.

"Kita tidak bisa bedakan mana yang sudah mereka (KPU) buka, mana yang belum, kita enggak tahu. Kalu andai kata mereka segel lagi, kan fakta itu ada di mereka. Andai kata ditaruh di rumah saya, itu bisa saya cek. Gitu lho. Ini yang jadi persoalan," kata kuasa hukum pasangan Prabowo-Hatta, Makdir Ismail di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014).

Maka dari itu, pihaknya merasa tidak puas dengan keputusan MK yang memerbolehkan KPU membuka kotak suara, untuk kelengkapan bukti di persidangan sengketa hasil Pilpres 2014.

"Saya kalau mau bicara puas tidak puas, pasti tidak puas. Tapi paling tidak, MK mau mencoba menunjukkan kalau ada yang salah dari tindakan yang dilakukan KPU itu," pungkasnya.

Sekadar diketahui, MK mengizinkan KPU mengambil dokumen untuk kelengkapan bukti dari kotak suara yang tersegel. Hal itu untuk keperluan sidang sengketa hasil Pilpres 2014 di MK. Keputusan itu berlaku sejak hari ini.

Mahkamah berpendapat, pembukaan kotak suara meski mengundang saksi, kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk disaksikan.

Sehingga, diterangkan pula dalam berita acara tentang apa saja yang diambil dalam pembukaan kotak suara itu. Serta meminta pengamanan dari pihak kepolisian.

Sementara mengenai kasus KPU yang membuka kotak suara beberapa waktu yang lalu, MK bakal mempertimbangkan dan akan memutuskan pada sidang putusan nantinya.
(maf)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved