Duga Sarat Kecurangan, Massa Ancam Tolak Hasil Pilpres

Kamis, 07 Agustus 2014 - 15:30 WIB
Duga Sarat Kecurangan,...
Duga Sarat Kecurangan, Massa Ancam Tolak Hasil Pilpres
A A A
JAKARTA - Ratusan orang yang tergabung dalam Perwakilan Daerah Aliansi Masyarakat Peduli Pembaharuan (PD-AMPP) Kota Medan menggelar demonstrasi di depan Mapolda Sumatera Utara.

Massa menyatakan menolak hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Mereka menilai pelaksanaan pilpres sarat dengan kepentingan dan arogansi KPU.

"Kami menilai ada rekayasa jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di TPS dari 27 kecamatan di Nias Selatan dengan jumlah pemilih yang hadir di setiap TPS rata-rata di bawah 50%. Tetapi yang direkapitulasi KPUD Nias Selatan melebihi dari 100% dari total DPT," tutur Koordinator aksi, Fadli N Hamsi Nasution di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polda Sumut, Kamis (7/8/2014).

Meskipun banyak pelanggaran, sambung dia, KPU Pusat tetap melaksanakan rapat pleno untuk penetapan nomor urut satu.

Dia menyayangkan sikap dan arogansi pihak KPU yang tidak berdasarkan kepentingan umum sesuai dengan rekomendasi pihak Bawaslu untuk dilakukan pemilu ulang.

"Fenomena ini terjadi di wilayah Sumut khususnya Kabupaten Nias Selatan karena banyak praktik kecurangan yang masif dalam pemungutan suara pilpres. Meskipun begitu KPU tetap melaksanakan pengumuman pilpres,"ujarnya.

Massa mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Syarief Gunawan untuk segera melakukan pengusutan atas kasus tersebut demi penegakan hukum.

"Jika tidak, maka kami akan melakukan aksi yang lebih banyak karena ini menyangkut masa depan bangsa," tuturnya.

Ketua PD-AMPP Kota Medan, Feri meminta Kapolda Sumut mengusut tuntas kasus ini dengan memeriksa ketua dan anggota KPU Nias Selatan.

Menanggapi tuntutan massa itu, Kepala SPKT Polda Sumut Komisaris Polisi A Siregar mengatakan, akan menindaklanjuti tuntutan massa itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) pemilu.

"Saya akan sampaikan tuntutan ini kepada pimpinan saya. Aspirasi rekan-rekan sekalian akan ditindak lanjuti," kata Siregar.
(dam)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved