KPU Tak Ambil Pusing Polemik Quick Count RRI

Selasa, 15 Juli 2014 - 19:00 WIB
KPU Tak Ambil Pusing...
KPU Tak Ambil Pusing Polemik Quick Count RRI
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku tak mau ambil pusing, terkait hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan Radio Republik Indonesia (RRI), pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014.

Menurut Ketua KPU Husni Kamil Manik, keterlibatan lembaga survei, termasuk yang dilakukan RRI, menjadi tanggung jawab masing-masing.

"Permasalahan RRI itu menjadi ranah mereka untuk mempertangungjawabkannya," kata Husni, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Husni menjelaskan, tugas KPU adalah mengakomodir keikutsertaan lembaga survei sebagai bentuk partisipasi publik. Namun, terkait hasil survei, pihaknya menyerahkan pertanggungjawaban publik kepada lembaga bersangkutan.

"Quick count itu adalah tanggung jawab lembaganya. Kami tidak mau mengomentarinya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, selain media lain, RRI diketahui menjadi media yang turut serta membuat quick count hasil pilpres. Hasil quick count RRI mencatat pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) unggul atas pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Namun, sebagian pihak tak melihat hasil quick count RRI, akan tetapi RRI dianggap sebagai lembaga pemberitaan publik yang dibiayai oleh negara.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved