Waketum PSI: Menghormati Presiden Sebelumnya adalah Tradisi Demokrasi
Jum'at, 18 April 2025 - 21:04 WIB
loading...
Waketum PSI Andy Budiman menilai tak ada yang salah jika para menteri menemui Jokowi dalam suasana Idulfitri 2025. Foto/PSI
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman menilai tak ada yang salah jika para menteri menemui Jokowi. Apalagi dalam suasana Idulfitri 2025.
“Jika ada menteri atau pejabat lain menemui Pak Jokowi itu adalah bentuk penghormatan. Dalam tradisi demokrasi, menghormati mantan presiden adalah bagian dari budaya politik yang sehat," ujar Andy Budiman, Jumat (18/4/2025).
Baca juga: Ini 7 Menteri dan 1 Wamen Kabinet Merah Putih yang Sowan ke Rumah Jokowi di Solo
"Pak Jokowi adalah sosok yang telah memimpin sebagai presiden dua periode dan tetap menjadi tokoh nasional yang dihormati, baik secara personal maupun politik,” sambungnya.
Andy menegaskan, kunjungan-kunjungan tersebut dilakukan dalam kapasitas informal, bukan dalam kapasitas sebagai pejabat negara. Tidak ada pelanggaran hukum, protokol, atau etika dalam konteks pertemuan-pertemuan tersebut.
“Jika ada menteri atau pejabat lain menemui Pak Jokowi itu adalah bentuk penghormatan. Dalam tradisi demokrasi, menghormati mantan presiden adalah bagian dari budaya politik yang sehat," ujar Andy Budiman, Jumat (18/4/2025).
Baca juga: Ini 7 Menteri dan 1 Wamen Kabinet Merah Putih yang Sowan ke Rumah Jokowi di Solo
"Pak Jokowi adalah sosok yang telah memimpin sebagai presiden dua periode dan tetap menjadi tokoh nasional yang dihormati, baik secara personal maupun politik,” sambungnya.
Andy menegaskan, kunjungan-kunjungan tersebut dilakukan dalam kapasitas informal, bukan dalam kapasitas sebagai pejabat negara. Tidak ada pelanggaran hukum, protokol, atau etika dalam konteks pertemuan-pertemuan tersebut.
Lihat Juga :