Merasa Paling Benar, Tantowi Nilai Burhanuddin Kepedean

Jum'at, 11 Juli 2014 - 14:46 WIB
Merasa Paling Benar,...
Merasa Paling Benar, Tantowi Nilai Burhanuddin Kepedean
A A A
JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) tim pemenangan calon presiden (capres) nomor urut satu, Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya menyayangkan pernyataan Direktur Eksekutif Indikator, Burhanudin Muhtadi.

Di mana dalam pernyataannya Burhanudin merasa hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan lembaga surveinya saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 sudah benar dan apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) berbeda maka ada yang keliru.

"Itu pernyataan yang terlalu pede dan telah memagari keputusan yang akan diambil oleh KPU sebagai lembaga negara yang diamanatkan UU untuk menentukan pemenang Pemilu," kata Tantowi saat dihubungi wartawan, Jumat (11/7/2014).

Tantowi menyarankan agar Burhanudin tak tergesa-gesa menyimpulkan hasil quick count pilpres yang dimiliki lembaga surveinya sudah sepenuhnya benar. (Baca: Lembaga Survei Rujukan Jokowi-JK Dinilai Arogan)

"Hendaknya teman saya, Burhanudin tidak terlalu semangat dan menggebu-gebu. Belanda masih jauh. Kebenaran absolut hanya milik Allah," pungkasnya.

Sebelumnya di media Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi merasa hasil quick count yang dilakukan lembaganya sudah benar. Bahkan dengan lantang, Burhanudin menuding KPU salah jika hasil real count-nya berbeda dengan hasil quick count miliknya.‬

‪Dalam quick count yang dilakukan Burhanudin memenangkan pasangan calon presiden (capres) nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan perolehan 52.95 persen. Sementara pasangan capres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hanya memperoleh 47,05 persen.‬

‪"Kalau hasil hitungan resmi KPU nanti terjadi perbedaan dengan lembaga survei yang ada di sini, saya percaya KPU yang salah dan hasil hitung cepat kami tidak salah," kata Burhan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 10 Juli 2014.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved