Prabowo-Hatta Dinilai Lebih Beretika Sikapi Hasil Hitung Cepat

Kamis, 10 Juli 2014 - 15:30 WIB
Prabowo-Hatta Dinilai...
Prabowo-Hatta Dinilai Lebih Beretika Sikapi Hasil Hitung Cepat
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani sebut pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa lebih sabar dan beretika dalam menyikapi hasil perolehan suara dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 berdasarkan hitung cepat (quick count).

"Kenapa kubu Prabowo-Hatta ikut mendeklarasikan kemenangan, karena kita sama-sama punya akses terhadap itu (quick count). Dan maaf, kubu kami lebih akhir mendeklarasikan. Jam tiga sore lebih, setelah kita mendapat masukan-masukan," ujar Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (10/7/2014).

Muzani menilai, perbedaan hasil hitung cepat oleh beberapa lembaga survei yang disusul dengan deklarasi kemenangan oleh pihak Jokowi-JK, adalah upaya untuk membenarkan apa yang telah mereka lakukan sebelumnya.

"Deklarasi yang terlalu cepat itulah yang membuat kami bertanya-tanya, lho kok seperti ini? Itu kan artinya ada pembenaran atas jargon mereka, bahwa hanya kecurangan yang dapat mengalahkan kita. Mereka ingin mendahului kemenangan. Kalau nanti kalah, tinggal sebut terjadi kecurangan," tandasnya.

Lebih lanjut, Muzani mengimbau kepada seluruh pihak agar berhenti mempermainkan persepsi publik atas hasil Pilpres 2014.

"Seolah-olah ada perang persepsi bahwa merekalah yang menang dan seterusnya. Ini dari dulu selalu bermain persepsi, bermain seolah-olah," tuntasnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sebagai penyokong utama kandidat nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla, telah mendeklarasikan kemenangannya sekitar pukul 14.00 WIB kemarin, dimana proses hitung cepat di Indonesia bagian barat belum selesai. Sementara pasangan Prabowo-Hatta baru mendeklarasikan kemenangannya setelah pukul 15.00 WIB.
(kri)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved