Prabowo-Hatta Menang Telak di TPS 02 Bojong Koneng
Rabu, 09 Juli 2014 - 16:13 WIB
Prabowo-Hatta Menang Telak di TPS 02 Bojong Koneng
A
A
A
BOGOR - Penghitungan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS) 02 Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang menjadi tempat pencoblosan Capres Prabowo Subianto telah rampung dilakukan. Namun, dalam proses penghitungan sempat terjadi selisih angka sehingga perhitungan suara harus diulang.
Dari perhitungan pertama, Prabowo-Hatta mendapatkan 752 suara, sedangkan untuk Jokowi-JK mendapatkan 20 suara. Jumlah surat suara yang tidak sah sebanyak delapan surat suara. Sehingga total penghitungan suara sebanyak 780 suara.
Namun, jumlah penghitungan suara tersebut ternyata berbeda dengan jumlah surat suara sebanyak 779 surat suara, dengan rincian 729 surat suara awal ditambah 50 surat suara. Sehingga penghitungan selisih satu suara.
Setelah dihitung ulang, ditemukan bahwa ada kesalahan penulisan di formulir C1, dimana petugas kelebihan mencontreng pada kolom suara Jokowi-JK, dimana Jokowi yang awalnya mendapatkan suara sebanyak 20 menjadi 19 suara.
Sehingga, Prabowo-Hatta mendapatkan kemenangan telak di TPS 02 Bojong Koneng ini dengan perbedaan selisih yang cukup jauh. Kepala PPS Ahmad Sujai mengatakan selisih dalam penghitungan suara disebabkan kesalahan petugas dalam mengisi formulir A1.
"Maklum bulan puasa, sehingga ada human error. Jadi saat dihitung ulang ternyata kesalahan ada saat pengisian formulir C1," jelasnya usai penghitungan suara, Rabu (9/7/2014).
Lanjutnya, perubahan angka di C1 telah disepakati oleh para saksi dan telah diberikan tanda tangan. Ia mengatakan tingkat partisipasi warga, khususnya di Desa Bojong Koneng mencapai angka 100 persen.
"Untuk suara yang tidak sah, mungkin ada faktor ketidaktahuan dari warga, tapi suara tidak sah ini lebih sedikit dibanding pileg kemarin," tukasnya.
(Yudhi Maulana)
Dari perhitungan pertama, Prabowo-Hatta mendapatkan 752 suara, sedangkan untuk Jokowi-JK mendapatkan 20 suara. Jumlah surat suara yang tidak sah sebanyak delapan surat suara. Sehingga total penghitungan suara sebanyak 780 suara.
Namun, jumlah penghitungan suara tersebut ternyata berbeda dengan jumlah surat suara sebanyak 779 surat suara, dengan rincian 729 surat suara awal ditambah 50 surat suara. Sehingga penghitungan selisih satu suara.
Setelah dihitung ulang, ditemukan bahwa ada kesalahan penulisan di formulir C1, dimana petugas kelebihan mencontreng pada kolom suara Jokowi-JK, dimana Jokowi yang awalnya mendapatkan suara sebanyak 20 menjadi 19 suara.
Sehingga, Prabowo-Hatta mendapatkan kemenangan telak di TPS 02 Bojong Koneng ini dengan perbedaan selisih yang cukup jauh. Kepala PPS Ahmad Sujai mengatakan selisih dalam penghitungan suara disebabkan kesalahan petugas dalam mengisi formulir A1.
"Maklum bulan puasa, sehingga ada human error. Jadi saat dihitung ulang ternyata kesalahan ada saat pengisian formulir C1," jelasnya usai penghitungan suara, Rabu (9/7/2014).
Lanjutnya, perubahan angka di C1 telah disepakati oleh para saksi dan telah diberikan tanda tangan. Ia mengatakan tingkat partisipasi warga, khususnya di Desa Bojong Koneng mencapai angka 100 persen.
"Untuk suara yang tidak sah, mungkin ada faktor ketidaktahuan dari warga, tapi suara tidak sah ini lebih sedikit dibanding pileg kemarin," tukasnya.
(Yudhi Maulana)
(kri)