Ratusan Napi di Garut Antusias Ikuti Pemungutan Suara

Rabu, 09 Juli 2014 - 12:03 WIB
Ratusan Napi di Garut...
Ratusan Napi di Garut Antusias Ikuti Pemungutan Suara
A A A
GARUT - Sebanyak 373 narapidana penghuni Lapas Klas IIB Garut menyalurkan aspirasi mereka pada hari pemungutan suara di TPS khusus. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pihak lapas memberlakukan sistem antrean.

Kepala Lapas Klas II B Garut Budi Avianto mengatakan, para pemilih di TPS khusus dalam lapas tidak hanya para narapidana, melainkan juga para petugas yang tidak sempat menyalurkan aspirasinya di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. "Tentunya untuk petugas ini adalah mereka yang membawa formulir keterangan dari KPU. Sesuai prosedur saja," kata Budi saat ditemui di Lapas Klas II B Garut, Rabu (9/7/2014).

Menurut Budi, pihaknya telah mencoba menyosialisasikan perihal dua pasangan calon presiden (capres) peserta kepada para penghuni lapas. Penyampaian informasi, langsung disampaikan oleh para petugas lapas.

"Untuk sosialisasi, sebelumnya dari KPU ada yang datang ke sini. Mereka menyosialisasikan mengenai visi misi pasangan capres dan tata cara pelaksanaan pemilu kepada petugas. Setelah itu, petugas kami menyampaikan kepada para narapidana. Sejauh ini, para narapidana tidak kesulitan untuk mengenal capres pilihan mereka karena jumlahnya hanya dua pasangan saja," ujarnya.

Budi menjelaskan, seluruh narapidana ini telah memenuhi persyaratan untuk dapat berpartisipasi dalam pilpres. Dari total 373 narapidana, sebanyak sembilan di antaranya adalah narapidana wanita. "TPS di dalam lapas ini adalah TPS 019. Masuk ke dalam wilayah administratif Kecamatan Banyuresmi," ucapnya

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 019 Asep Saripudin mengatakan, tingkat partisipasi para narapidana pada hari pemungutan suara di dalam lapas sangat tinggi. Asep yang juga menjabat sebagai Kasi Pembinaan Pendidikan dan Kegiatan Kerja Lapas Klas II B Garut ini mengungkapkan, sejak TPS dibuka sejak pukul 07.00 WIB, para narapidana mulai melakukan antrian.

"Biasanya, proses pemilu di dalam lapas akan selesai antara pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Untuk selanjutnya, kami baru akan laporkan ke KPU pada sore hari nanti," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang narapidana wanita di Lapas Klas II B Garut Cindy, mengaku senang dapat ikut berpartisipasi di pesta demokrasi tersebut. Ia berharap, bangsa Indonesia akan lebih baik pada masa yang akan datang. "Tidak sulit untuk mengenai visi dan misi pasangan capres kali ini. Kami punya pilihan tersendiri. Harapannya, Indonesia ke depan dapat berubah dan semakin baik lagi," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Habiburokhman Tegaskan...
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Bakal Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Gus Lilur Minta Penggeledahan...
Gus Lilur Minta Penggeledahan 12 Lokasi Jangan Digiring Pertarungan Polisi Vs Jaksa
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved