Meningkat Drastis, Jumlah WNI Ikut Pilpres di Taiwan

Selasa, 08 Juli 2014 - 01:39 WIB
Meningkat Drastis, Jumlah...
Meningkat Drastis, Jumlah WNI Ikut Pilpres di Taiwan
A A A
TAIPEI - Sebanyak 12.300 warga negara Indonesia (WNI) menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) di Taipei, Taiwan pada Minggu 6 Juli 2014.

Dari jumlah itu, terlihat tingkat partisipasi pemilih pilpres di negeri ini meningkat drastis dibandingkan saat pemilihan legislatif (pileg) lalu yang hanya 5.101 orang. DPT Pilpres di Taiwan sebanyak 52.285 orang.

Tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, Yuli mengatakan, teman-teman yang tidak menggunakan hak suaranya pada pileg lalu, hadir ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya pada pilpres.

Menurut dia, pada pileg lalu banyak majikan teman-temannya yang tidak memberikan izin libur. "Ada beberapa teman yang sebelumnya tidak mendapat liburan karena surat pemberitahuan dikirim terlalu dekat dengan waktu pemilu. Sedangkan untuk pemilihan presiden kali ini, mereka sudah memberitahukan majikan dari empat bulan yang lalu,” ujar Yuli yang bekerja di daerah Douliu.

Pemungutan suara pilpres di Taiwan berjalan dengan tertib dan lancar sejak dibuka pada pukul 08.00 WIB pagi waktu setempat hingga pukul 18.00 sore. Rangga mengaku tidak mendapatkan laporan terjadi keributan. “Sampai saat ini saya tidak mendapatkan laporan apapun. Semua berjalan dengan tertib dan lancar,” ujar Rangga.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Taiwan, Dedi Fazriansyah Putra juga mengatakan tidak menemukan kasus keributan. Tapi hanya kejadian kecil yakni saksi salah satu capres yang menggunakan atribut partai. Tapi persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik.

Proses pemungutan suara di Taipei telah berakhir. Kotak suara saat ini disimpan di kantor Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Taipei yang dilengkapi dengan closed circuit television (CCTV) dengan pengemanan 24 jam. Proses penghitungan suara akan dilakukan secaraserentak pada 9 Juli 2014 bersamaan dengan pemilu di Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
Demi Partisipasi Pemilih...
Demi Partisipasi Pemilih di Pilkada, KPPS Perlu Pakai Hazmat?
Bertemu Relawan di Tangerang,...
Bertemu Relawan di Tangerang, Kaesang Bicara soal Swing Voters
Partispasi Pemilih di...
Partispasi Pemilih di Pilkada 2024 di Bawah 70%, KPU Bakal Lakukan Evaluasi
Milenial Riau Solid...
Milenial Riau Solid Dukung Ganjar, Ingin Indonesia Tangguh
Tingkatkan Partisipasi...
Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2024, Pemerintah Dinilai Perlu Siapkan i-Voting
Takut Terpapar COVID-19,...
Takut Terpapar COVID-19, TPS di Mandailing Natal Sepi Pemilih
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Jumlah Pengangguran...
Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,47 Juta Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved